Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Bengkalis Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla 2026

Berita

Bengkalis Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla 2026

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 02 Feb 2026 13:54
(FotoGoriau.com)
PEKANBARU â€" Setelah melewati masa banjir, Provinsi Riau kini beralih meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Memasuki awal Februari 2026, sejumlah titik api mulai terpantau muncul di berbagai daerah, memicu respon cepat dari pemerintah setempat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat sedikitnya enam kabupaten dan kota telah terdampak kebakaran lahan. Sebagai langkah antisipasi paling depan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis kini tengah memproses penetapan status siaga darurat Karhutla tahun 2026.

"Bengkalis segera menetapkan status siaga darurat Karhutla. Surat Keputusan (SK) penetapan status tersebut saat ini sedang dalam proses penyelesaian," ujar Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Ghafur, Senin (2/2/2026).

Jim menjelaskan bahwa Bengkalis menjadi daerah pertama di Riau yang secara resmi memulai prosedur penetapan status siaga ini. Sementara itu, wilayah lain masih melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi lahan masing-masing.

Penetapan status di tingkat daerah ini sangat krusial bagi kebijakan tingkat provinsi. Sesuai aturan, Pemerintah Provinsi Riau baru bisa menetapkan status siaga darurat jika minimal terdapat tiga kabupaten atau kota yang sudah menetapkan status serupa.

"Oleh karena itu, kami terus mendorong daerah-daerah yang rawan atau sudah mengalami Karhutla agar mempertimbangkan penetapan status siaga, terutama jika potensi kebakaran semakin meningkat," urainya.

Hingga akhir Februari, Riau sebenarnya masih berada dalam status bencana hidrometeorologi karena cuaca yang dinamis. Menurut Jim, Riau memiliki dua periode musim panas dalam setahun, dan kondisi saat ini merupakan tahap awal dari siklus tersebut.

Pihak BPBD juga terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau peralihan cuaca. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta menghindari tindakan ceroboh yang bisa memicu munculnya api di lahan gambut yang mudah terbakar.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahan dan selalu waspada. Hal-hal kecil seperti puntung rokok yang masih menyala harus dipastikan benar-benar padam sebelum dibuang," pesannya. 
(grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.