Rabu, 24 Jun 2026
Peristiwa,
Beruang Madu Masuk Permukiman Warga Kerumutan, BBKSDA Riau Evakuasi dan Lepasliarkan
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 24 Jun 2026 09:39
PELALAWAN-Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) berhasil dievakuasi oleh tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.
Satwa dilindungi itu beberapa kali muncul di sekitar permukiman warga di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, dan dikhawatirkan menimbulkan konflik.
Penanganan dilakukan setelah Tim Resor KSDA Kerumutan Tengah menerima laporan dari Lurah Kerumutan. Tim langsung melakukan langkah mitigasi dengan memasang kandang jebak (box trap) pada 30 Mei 2026.
Upaya tersebut membuahkan hasil setelah hampir tiga pekan pemantauan. Pada 19 Juni 2026, tim di lapangan mendapati seekor beruang madu berhasil masuk ke dalam kandang jebak yang telah dipasang sebelumnya.
Selanjutnya, satwa tersebut dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan kondisi fisik dan penilaian perilaku sebelum diputuskan langkah penanganan berikutnya.
Kepala BBKSDA Riau, Supartono, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi beruang madu dalam keadaan sehat. Petugas tidak menemukan luka maupun cacat pada bagian tubuh satwa tersebut.
“Berdasarkan hasil pemantauan tim di lapangan, beruang madu yang masuk ke dalam kandang jebak tidak ditemukan adanya luka maupun cacat pada bagian tubuhnya,” ujar Supartono, Rabu (24/6/2026).
Selain itu, beruang madu tersebut masih menunjukkan perilaku liar yang kuat. Satwa terlihat aktif, agresif, dan memiliki kemampuan bertahan hidup yang baik di alam.
Berdasarkan pertimbangan tersebut, tim memutuskan untuk melepasliarkan kembali satwa itu ke habitat yang jauh dari kawasan permukiman masyarakat guna mengurangi potensi konflik di masa mendatang.
"Proses evakuasi dan penanganan satwa dilakukan secara terpadu dengan melibatkan masyarakat, perangkat Kelurahan Kerumutan, serta Bhabinkamtibmas setempat," ucapnya.
Supartono mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun satwa liar apabila kembali menjumpai beruang madu di sekitar permukiman.
Warga diminta segera melaporkan keberadaan satwa tersebut kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan secara cepat dan tepat sesuai prosedur konservasi.
Melalui upaya mitigasi yang dilakukan secara berkelanjutan, kata Supartono, BBKSDA Riau berharap potensi konflik antara manusia dan satwa liar dapat diminimalkan.(cakaplah)
Sumber: https://www.cakaplah.com/berita/baca/137362/2026/06/24/beruang-madu-masuk-permukiman-warga-kerumutan-bbksda-riau-evakuasi-dan-lepasliarkan/#sthash.Alkn1P2G.dpbs
komentar Pembaca