Minggu, 02 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Bocah SD Tenggelam di Kubangan Galian Proyek Sutet di Grobogan

Peristiwa

Bocah SD Tenggelam di Kubangan Galian Proyek Sutet di Grobogan

Selasa, 09 Apr 2019 16:58
Istimewa
GROBONGAN - Bocah laki-laki bernama Muhamad Aditya Pratama (8) siswa kelas 2 SD, warga Desa Glapan RT 03 RW 03, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, tewas tenggelam, Selasa (9/4).

Korban tenggelam di kubangan galian proyek pembangunan Sutet di desanya atau masih satu RT dengan rumah korban. Korban dilarikan ke Puskesmas Gubug II.

Kapolsek Gubug AKP Sunaryo menjelaskan, pihaknya menerima laporan adanya bocah meninggal dunia di galian sutet.

"Kejadian seorang anak laki-laki meninggal dunia karena tenggelam di galian proyek pembangunan sutet," kata Sunaryo dikonfirmasi detikcom.

Kronologis kejadiannya, pada Selasa sekitar pukul 09.30 WIB korban tenggelam. Korban ditemukan pukul 10.30 WIB. Kemudian, polisi menerima laporan pukul 10.50 WIB.

Saksi-saksi telah memberi keterangan ke polisi. Di antaranya dua teman korban dan warga setempat. Keterangan mereka ke polisi, pagi tadi korban bersama dua temannya berenang di galian proyek pembangunan Sutet.

"Kedalamannya sekitar 2,5 meter di Desa Glapan. Sekitar jam 09.30 WIB korban tenggelam. Kedua temannya meminta bantuan kepada warga Tasrip yang sedang bekerja di sawah dekat lokasi," jelasnya.

Tasrip meminta bantuan kepada warga lain untuk melakukan pencarian di lokasi galian. Mereka mencari korban sampai beberapa menit. Warga baru menemukan korban sekitar pukul 10.30 WIB. Kondisi korban, lanjut dia, sudah lemas dengan keluar busa dari hidung dan tidak sadarkan diri. Kemudian warga membawa korban ke Puskesmas Gubug II di Desa Jeketro.

"Sesampainya di Puskesmas korban dinyatakan dalam keadaan sudah meninggal," tambahnya.

Dia menambahkan, dari hasil pemeriksaan dari dokter Puskesmas Gubug II dr Wahyuwijayanti, menyatakan medis tidak menemukan tanda - tanda kekerasan.
"Pasien datang sudah dalam keadaan meninggal dunia dan keluar air dari hidung dan mulut," ujarnya.

"Keluarga korban menerimakan dan menolak untuk dilakukan autopsi, selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," jelas dia.



Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:50

    Polda Metro Siapkan Pengamanan 47 Kegiatan di Jakarta dan Sekitarnya

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengamankan 47 kegiatan yang berlangsung di wilayah hukumnya hari ini. Kegiatan terdiri dari tiga penyampaian pendapat di muka umum dan 44 kegiatan masyarakat.Kabid Humas Po

  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:20

    Purbaya Janji Nggak Ada Kenaikan Pajak, tapi Kejar Penunggak

    Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan tarif pajak meski berupaya meningkatkan penerimaan negara. Langkah yang ditempuh adalah mengoptimalkan penagi

  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:17

    AXIS Nation Cup 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pembinaan Talenta Futsal Pelajar di 40 Kota

    JAKARTA-PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS kembali menghadirkan AXIS Nation Cup (ANC) 2026, turnamen futsal antarpelajar jenjang SMA dan SMK yang memasuki tahun keempat peny

  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:14

    Mulai 3 Agustus, Ribuan UMKM Bisa Urus NIB hingga Sertifikat Halal Gratis di DPMPTSP Riau

    PEKANBARU - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin mengurus legalitas usaha secara gratis diminta memastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap sebelum mendatangi lokasi pela

  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:12

    Jenguk Pasien RSUD Dorak, Bupati Asmar Pastikan Mutu Layanan Meranti

    MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti Asmar mengunjungi tokoh masyarakat Katan beserta sejumlah warga yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dorak, Selatpanjang, Jumat (31/7/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki