Bukan Kantor Bupati Baru yang Kami Inginkan, Berbagai Elemen Masyarakat Akan Turun Demo
Laporan : Aditya Prahara
Selasa, 08 Des 2015 12:14
TEMBILAHAN - Penolakan Tolak rencana pembangunan Kanto Bupati baru, berbagai elemen masyarakat berencana melakukan aksi turun ke jalan dalam waktu dekat ini. Ada dua lokasi yang aka mereka datangi untuk orasi, Kantor Bupati dan DPRD Inhil.
Pernyataan itu disampaikan oleh Firmansyah, selaku Kordinator Lapangan (Korlap), kepada media ini Selasa, (8/12). Saat ini menurutnya, sedang disusun konsep dan surat pemberitahuan kepada Polres Inhil terkait aksi yang akan mereka lakukan.
"Kita meminta kepada Pemkab Inhil dan DPRD untuk tidak meneruskan rencana pembangunan Kantor Bupati Baru. Banyak sektor lain yang meski dibenahi dan dialokasikan anggarannya terlebih dahulu," ujar Firmansyah.
Saat ini tambahnya, masyarakat Inhil tidak butuh gedung baru. Untuk urusan makan dan bisa menyekolahkan anak sulit. Jadi alangkah baiknya Pemda dan DPRD fokus pada pembenahan persoalan tersebut.
Selain itu tegasnya, pembangunan kantor bupati yang baru betul betul tidak cocok saat ini, apalagi dengan menggunakan dana APBD Inhil. Bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan masyarakat Inhil lah yang membutuhkan aliran APBD Inhil itu.
"Sumber ekonomi kita sedang terganggu, kesehatan dan pendidikan generasi kita juga jauh dari standar, masa pikiran kita, diarahkan untuk hal lain, " jelasnya.
Angka Rp 120 miliar dalam tiga tahun menurut Firmansyah sungguh angka yang besar jika diperuntukkan untuk penyelamatan perkebunan rakyat serta untuk perbaikan mutu kesehatan dan pendidikan.
"Pakai saja gedung gedung yang saat ini banyak tidak
terurus di Kota Tembilahan, jika masih kurang ruangan, " kata Firman
yang juga Ketua LSM Perjuangan Anak Negeri (Peran)menyarankan.
Saat ini, segala sasaran diarahkan ke DPRD. Seperti yang diungkapkan
Kepala Bappeda Teuku Jauhari. "Kita sudah usulkan, sekarang tergantung
dewan saja lagi," katanya kepada beberapa media beberapa waktu lalu.
Sementara itu tiga pimpinan DPRD Inhil DR H Ferryandi, DR H Maryanto dan DR H Sahrudin terkesan enggan memberikan komentar terkait pro kontra rencana pembangunan tersebut. Mereka malah mengarahkan untuk menanyakan langsung ke Ketua DPRD.
Sedangkan Dani M Nursalam Ketua DPRD Inhil, tidak memberikan penjelasan rinci dan pasti. Bahkan janjinya untuk konfrensi pers dengan rekan-rekan media, Senin, (7/12) batal. "Mohon maaf, tadi sibuk betul. Ada rapat," katanya. (dit)
Peristiwa
Polrestro Tangkot Bekuk 36 Penjahat Jalanan dalam Sebulan, Ungkap 52 Kasus.
Jakarta - Polres Metro Tangerang Kota (Polrestro Tangkot) merilis kinerja Satuan Reserse Kriminal-nya dalam memerangi kejahatan jalanan selama sebulan belakangan. Sebanyak 52 kasus terungkap, dengan t
Ratusan Motor Ludes Saat Kebakaran Hebat di Pabrik Ban Purworejo
Jakarta - Kebakaran hebat terjadi di parkiran sepeda motor karyawan PT Arami Jaya di Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Ratusan sepeda motor milik karyawan pabrik hangus terbakar. Keru
11 Manfaat Air Rebusan Kunyit, Rahasia Kesehatan Alami dari Rempah Nusantara
Air rebusan kunyit, minuman tradisional yang telah lama dikenal di Indonesia, kini semakin populer berkat berbagai manfaat kesehatannya. Minuman ini dibuat dari rimpang kunyit, sebuah rempah dengan wa
Remaja di Bogor Tewas Usai Digigit Ular yang Melintas Saat Nongkrong
Jakarta-(18) tewas usai digigit ular weling saat nongkrong di Land Bow, Pasir Jaya, Bogor Barat. Sementara rekannya, H (21), kini kritis di ICU RS UMMI.“Betul, satu orang yang meninggal. Kejadian ke
Potret Dampak Longsoran TPA Cipayung Depok di Permukiman Warga Sekitar
Longsoran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung ke aliran Kali Pesanggrahan di kawasan Pasir Putih, Depok, Jawa Barat, memperparah banjir di wilayah perbatasan Sawangan dan Cipayung. Tump