Senin, 03 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Bukan Mutilasi, Ini Fakta-Fakta Temuan Kerangka Manusia di Tangerang

Peristiwa

Bukan Mutilasi, Ini Fakta-Fakta Temuan Kerangka Manusia di Tangerang

Selasa, 23 Apr 2019 16:56
Foto: Sandal Jepit Diduga Milik Korban (dok.istimewa)
TANGERANG - Polisi masih menyelidiki temuan kerangka manusia di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Korban diduga tewas sejak 1,5 bulan yang lalu.

"Pertama, tampak mata ditemukan bahwa jenazah tersebut sudah berbentuk tulang, daging yang ada pun sudah membusuk. Kami memperkirakan sudah 1 bulan, ternyata dokter forensik menyatakan sudah 1,5 bulan (sejak meninggal)," jelas Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho kepada wartawan di kantornya, Jalan Promoter, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (23/4/2019).

Belum diketahui identitas korban. Sebab tidak ada temuan barang bukti terkait identitas.

"Jadi sudah berbentuk kerangka, bahkan kepala yang terpisah dari badan rangkanya pun sudah berbentuk tengkorak. Dagingnya sudah tidak ada semua," imbuhnya.

Polisi juga belum bisa mengetahui penyebab kematian korban. Sementara dari hasil pemeriksaan forensik tidak ada tanda-tanda yang mengarah bahwa korban tewas dibunuh.

"Hasil pemeriksaan forensik tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Jika itu adalah terpisahnya organ dari badan karena paksaan atau karena bantuan alat atau yang sering kita sebut sebagai mutilasi, pasti akan ada bekasnya, pasti akan ada traumanya, pasti akan ada yang bisa dilihat dari proses pemeriksaan medis forensik," katanya.

"Ini tidak ada sama sekali tanda-tanda kekerasan, tidak ada," tegas Alex.

Polisi menduga korban adalah tunawisma. Hal ini berdasarkan temuan barang bukti yang ditemukan di dekat kerangka tersebut.

"Kemungkinan besar sih jenazah ini 'homeless', tidak punya rumah, gelandangan atau orang yang tunawisma atau kurang secara mental. Kenapa, sandal yang kami dapatkan adalah sandal hasil rakitan, jadi ditali, gitu kan, dirakit-rakit, kanan-kiri pun beda," jelasnya.

Pada saat olah tempat kejadian perkara (TKP), kerangka otak ditemukan berada 'di dalam ember bekas cat'. Polisi menduga, korban sebelum kejadian tidur di atas ember tersebut.

"Terkait pertanyaan mayat tersebut dalam ember, jangan kemudian menganggap ember itu penuh terus mayat masuk, nggak. Ember itu atasnya bolong bawahnya bolong, lalu badan ember itu terbelah, bisa dibuka dan posisi jenazah dimungkinkan sedang dalam keadaan tidur dan ember itu mungkin dijadikan alasnya," paparnya.

Alex juga menjawab soal temuan kerangka kepala dan badan yang terpisah. Dia menduga, terpisahnya kepala dan tulang tubuh lainnya karena proses alam.

"Terpisahnya organ tubuh itu, penilaian kami, mungkin karena proses alam karena waktu 1,5 bulan itu dan lokasi adalah lokasi yang jika hujan deras atau air sungai naik, maka lokasi tersebut akan menjadi meander atau genangan air," paparnya.

Kerangka tersebut ditemukan warga pada Minggu (21/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Kerangka tersebut ditemukan warga yang hendak mencari kroto.



Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:50

    Polda Metro Siapkan Pengamanan 47 Kegiatan di Jakarta dan Sekitarnya

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengamankan 47 kegiatan yang berlangsung di wilayah hukumnya hari ini. Kegiatan terdiri dari tiga penyampaian pendapat di muka umum dan 44 kegiatan masyarakat.Kabid Humas Po

  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:20

    Purbaya Janji Nggak Ada Kenaikan Pajak, tapi Kejar Penunggak

    Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan tarif pajak meski berupaya meningkatkan penerimaan negara. Langkah yang ditempuh adalah mengoptimalkan penagi

  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:17

    AXIS Nation Cup 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pembinaan Talenta Futsal Pelajar di 40 Kota

    JAKARTA-PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS kembali menghadirkan AXIS Nation Cup (ANC) 2026, turnamen futsal antarpelajar jenjang SMA dan SMK yang memasuki tahun keempat peny

  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:14

    Mulai 3 Agustus, Ribuan UMKM Bisa Urus NIB hingga Sertifikat Halal Gratis di DPMPTSP Riau

    PEKANBARU - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin mengurus legalitas usaha secara gratis diminta memastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap sebelum mendatangi lokasi pela

  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:12

    Jenguk Pasien RSUD Dorak, Bupati Asmar Pastikan Mutu Layanan Meranti

    MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti Asmar mengunjungi tokoh masyarakat Katan beserta sejumlah warga yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dorak, Selatpanjang, Jumat (31/7/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki