Rabu, 10 Jun 2026
Butuh Uluran Tangan Dermawan dan Pemerintah Sakit Bocah Malang dari Kota Tanjungpinang Tidak Kunjung Sembuh
Ravi
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 20 Apr 2020 09:14
Foto:SRC
Dampak Covid-19 Kota Tanjungpinang dimana Peduli Pemerintah terhadap Seorang ibu yang selalu setiap hari berjuang Ses (38 tahun) ini, menjadi lengkap atas diberinya ujian kepada anak laki-laki semata wayangnya yang menemani kehidupannya, bengkak di kaki kiri anaknya semakin membesar,"Ucap ses ditambah lagi dengan keadaan lock down mau makan apa saya dan anak saya."Senin ,(20/04/2020)
Namun sayang, kebahagiaan pasangan yang hidup pas-pas ini terusik, setelah 6 bulan kemudian anak laki-laki satu-satunya menderita sakit di mana jenis penyakitnya tidak mereka ketahui.
Meski telah melakukan pengobatan ke berbagai tempat dan jenis pengobatan, kondisi Riski justru makin parah, berat badannya kian turun, napas sesak dan kaki sebelah kirinya pas lutut semakin membengkak serta tangan kian mengecil.
Kini hidup di rumah kontrakan tersebut terus berharap kesembuhan putra mereka itu. Jika harus kembali membawa anak mereka untuk menjalani pengobatan, Ses yang mengaku hidup pas-pasan itu mengaku tidak ada daya, apalagi untuk membayar pengambilan obat di BPJS, termasuk biaya untuk mendampingi putranya itu selama menjalani pengobatan nantinya.
“Iya, Riski anak kami lahir dalam keadaan normal, meski tidak menangis saat pertama kali melihat dunia ini. Kini kami hanya bisa pasrah, selain karena tidak ada biaya, juga karena penyakit apa yang diderita putra kami tidak diketahui,” ujarnya.
Ses menambahkan, dengan kondisi yang hanya bekerja di pabrik kipang (makanan ringan) semakin berat baginya untuk kembali membawa Riski untuk menjalani pengobatan dan perawatan.
Kini, selain terus berharap bagi kesembuhan putra satu-satunya itu, Ses juga berharap adanya “tangan Tuhan” yang peduli untuk meringankan beban yang ia derita," ungkapnya. (Ravi)
komentar Pembaca