Minggu, 28 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Detik-detik Mobil Dapur MBG Hantam Deretan Lapak UMKM di Bekasi, Pedagang Jadi Korban.

Detik-detik Mobil Dapur MBG Hantam Deretan Lapak UMKM di Bekasi, Pedagang Jadi Korban.

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 13 Mei 2026 11:39
Detik-detik mencekam kecelakaan mobil dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Pulau Kalimantan Raya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Selasa (12/5/2026) kemarin diungkap saksi di lokasi kejadian.

Akibat kejadian itu, tiga orang menjadi korban.

Tiga orang itu terdiri dari dua pedagang dan satu kenet mobil.



Dua pedagang itu berinisial S (41), dan NA (33), lalu untuk satu korban lainnya adalah kenet atau penumpang, PDW.

Diberitakan sebuah mobil putih bernomor polisi B 9007 TXZ yang diduga kuat merupakan kendaraan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hilang kendali dan menyapu sejumlah lapak pedagang UMKM di pinggir jalan.

Kecepatan tinggi kendaraan tersebut membuat para pedagang tak sempat menyelamatkan diri.

Akibatnya, dua orang pedagang menderita luka serius dan harus berjuang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Pada bagian depan mobil yang ringsek terdapat tulisa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sehingga warga menduga kuat hal itu memang benar adanya. 



Menurut kesaksian Rudi, seorang tukang parkir yang berada tepat di lokasi kejadian, peristiwa bermula ketika mobil operasional tersebut melaju kencang dari arah Jalan Nusantara.

Tanpa pengereman yang berarti, kendaraan itu langsung menghantam lapak pertama milik pedagang tahu crispy dan otak-otak.

Tak berhenti di situ, dentuman keras kembali terdengar saat mobil terus merangsek maju dan menghancurkan lapak pedagang ayam goreng yang berada di dekatnya.

“Mobil kencang banget dari arah sana (Jalan Nusantara). Saya melihat sendiri dari tengah parkiran, memang kecepatannya tidak wajar untuk jalan lingkungan seperti ini,” ujar Rudi dengan nada gemetar saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (12/5/2026).



Kondisi Korban Mengiris Hati

Dampak dari tabrakan tersebut sangat fatal bagi para pejuang ekonomi kecil itu.

Rudi menceritakan momen dramatis saat dirinya berusaha menolong para korban yang terkapar di antara puing-puing gerobak yang hancur.



Korban pertama, seorang laki-laki pedagang otak-otak, tampak merintih kesakitan karena tangannya tak lagi bisa digerakkan.

Sementara itu, korban kedua, seorang perempuan pedagang ayam goreng, mengalami luka terbuka yang parah.

“Tukang otak-otak itu tangannya kaku, tidak bisa gerak sama sekali. Yang paling parah tukang ayam goreng, kepalanya penuh darah. Kami langsung evakuasi ke rumah sakit terdekat,” pungkas Rudi.



Pantauan di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, suasana masih nampak ramai oleh warga dan pengendara yang penasaran.

Puing-puing dagangan yang berserakan menjadi saksi bisu kerasnya hantaman mobil tersebut.

Petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, hingga perwakilan Pemerintah Kota Bekasi segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Mobil operasional SPPG yang ringsek di bagian depan itu kini telah diangkut menggunakan truk derek untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.



Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, apakah akibat kelalaian manusia (human error), serangan medis pada pengemudi, atau gangguan teknis pada kendaraan.

Sopir dan kenek mobil tersebut kini dalam pemeriksaan pihak berwajib guna mempertanggungjawabkan insiden yang menghancurkan mata pencaharian para pedagang kecil tersebut(tribunpekanbaru).



Sumber: https://pekanbaru.tribunnews.com/news/1105119/detik-detik-mobil-dapur-mbg-hantam-deretan-lapak-umkm-di-bekasi-pedagang-jadi-korban?page=2

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.