Peristiwa
Di Bondowoso, 3 Anak di Bawah Umur jadi Korban Pemerkosaan dalam Sebulan
Jumat, 05 Apr 2019 11:08
JAKARTA – Pihak kepolisian menangkap Ustaz Buchari Muslim saat berada di rumahnya, Perum Taman Permata Cikunir, Bekasi, Jawa Barat. Adapun penangkapan Buchari terkait kasus dugaan penipuan pengurusan visa haji.
"Penangkapan atas laporan seorang korban berinisial MJ dengan nomor LP/ 3368 /VI/2018/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 28 Juni 2018," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (5/4/2019).
Argo menjelaskan, dugaan penipuan ini bermula ketika MJ dan terlapor bertemu di salah satu tempat pengajian. Pelapor bercerita sedang mengurus visa haji untuk jamaah karena kuota hajinya telah habis.
"Kemudian terlapor menawarkan dapat membantu mengurus visa haji. Kemudian pelapor percaya bahwa terlapor dapat mengurus visa haji dikarenakan Ustaz Buchari seorang ulama dan sering ceramah di berbagai tempat," tutur Argo.
Kemudian, kata Argo, MJ dan Ustaz Buchari bertemu di depan kantor kedutaan untuk menyerahkan paspor dan uang sejumah USD 136.500 beserta 27 paspor untuk diurus visa furodahnya. Penyerahan tersebut terjadi di dalam mobil milik terlapor. Tetapi, saat penyerahan itu tak ada tanda terima di antara kedua belah pihak.
"Saat itu pelapor meminta kepada terlapor bahwa visa tersebut harus jadi selama tiga hari dan terlapor menyanggupinya," ujarnya.
Setelah tiga hari, terlapor tak kunjung memberi kabar kepada pelapor. Lantaran curiga, MJ meminta tolong kepada seorang saksi untuk menghubungi Ustaz Buchari dan bertemu di rumahnya.
"Dan saat itu dibuat surat pernyataan dan kuitansi penerimaan uang dan 27 buah paspor tersebut yang isinya bahwa terlapor sudah menerima uang sebesar USD 136.500 dan paspor sebanyak 27 buah untuk diurus visa haji furodah," katanya.
Namun, visa haji furodah tidak pernah diurus oleh Ustaz Buchori. MJ pun melaporkannya ke polisi.
"Terlapor tidak mengakui bahwa menerima uang sebesar USD 136.500. Karena menurut terlapor, saat itu pelapor hanya menyerahkan paspor sebanyak 27 buah," tutur Argo.
Hingga akhirnya polisi pun mengamankan pelaku. Kini, polisi masih memeriksa pelaku yang diduga melakukan penipuan tersebut.
"Kita amankan satu buah surat pernyataan dan kuitansi," ucap Argo.
Sumber: detik.com
Polda Metro Siapkan Pengamanan 47 Kegiatan di Jakarta dan Sekitarnya
Jakarta - Polda Metro Jaya mengamankan 47 kegiatan yang berlangsung di wilayah hukumnya hari ini. Kegiatan terdiri dari tiga penyampaian pendapat di muka umum dan 44 kegiatan masyarakat.Kabid Humas Po
Purbaya Janji Nggak Ada Kenaikan Pajak, tapi Kejar Penunggak
Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan tarif pajak meski berupaya meningkatkan penerimaan negara. Langkah yang ditempuh adalah mengoptimalkan penagi
AXIS Nation Cup 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pembinaan Talenta Futsal Pelajar di 40 Kota
JAKARTA-PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS kembali menghadirkan AXIS Nation Cup (ANC) 2026, turnamen futsal antarpelajar jenjang SMA dan SMK yang memasuki tahun keempat peny
Mulai 3 Agustus, Ribuan UMKM Bisa Urus NIB hingga Sertifikat Halal Gratis di DPMPTSP Riau
PEKANBARU - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin mengurus legalitas usaha secara gratis diminta memastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap sebelum mendatangi lokasi pela
Jenguk Pasien RSUD Dorak, Bupati Asmar Pastikan Mutu Layanan Meranti
MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti Asmar mengunjungi tokoh masyarakat Katan beserta sejumlah warga yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dorak, Selatpanjang, Jumat (31/7/20