Sabtu, 30 Mei 2026
Diduga Stres Ditinggal Anak Istri, Warga Sungai Pakning Penjual Bakso Bakar Keliling Nekat Gantung Diri
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 26 Des 2022 15:43
BENGKALIS - Kondisi Shofran Sofnika (27) ditemukan warga dalam keadaan tergantung di rumahnya Jalan Nusantara RT013 RW 006 Desa Pakning Asal, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau, menghebohkan masyarakat dilingkungan tempat tinggalnya, Shofran Sofnika diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dikarnakan tidak kuat menghadapi kenyataan hidup di tinggal istri dan anaknya, Senin 26 Desember 2022.
Kasatreskrim Polres Bengkalis AKP Muhammad Reza menyampaikan kejadian perkara melalui rilis mengatakan, pada pukul 09.00 Wib saat saksi bernama Sarpani lewat disamping rumah korban kemudian saksi melihat korban dalam kondisi tergantung disamping rumahnya.
Setelah itu, Sarpani memberitahukan kepada masyarakat yang ada disekitar lingkungan rumah korban. Kemudian selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bukit Batu.
"Untuk melakukan olah TKP, Kapolsek Bukit Batu Kompol Irwandi beserta anggota Polsek Bukit Batu turun kelapangan saat sampai TKP langsung melakukan evakuasi terhadap korban, dengam korban dibawa ke Puskesmas Sungai Pakning untuk dilakukannya Visum Et Revertum,"ungkap AKP M Reza Kasatreskrim Polres Bengkalis.
Setelah dilakukan visum, kemudian jenazah korban dibawa kerumah orang tuanya yang berada di Jalan Sukajadi, Pakning Asal.
Diungkapkan M Reza, menurut dari keterangan beberapa orang saksi yang mengetahui kejadian penemuan mayat dalam keadaan meninggal dunia.
Sedangkan dari saksi keluarga korban (kakak korban red,) menjelaskan bahwa seminggu belakangan ini korban memiliki permasalahan keluarga dengan istrinya dan istrinya pergi meninggalkan rumah untuk pulang kampung yang berada di Tanjung Padang Kecamatan Merbau Kepulauan Meranti dengan membawa 3 orang anaknya.
"Kemudian Jum'at 23 Desember 2022 korban pergi ke pulau Padang untuk menjemput istrinya namun istrinya mengusirnya, dan korban membawa 1 orang anaknya bernama Muhammad Afandi pulang bersamanya ke sungai Pakning,"ujarnya.
Sedangkan dari keterangan ibu korban menerangkan bahwa korban curhat ke ibu dan kakaknya tentang permasalahan rumah tangga yang sedang dihadapinya saat ini. Selain itu korban juga pernah bercerita kalau korban merasa ada orang yang mengikutinya dibelakang kalau sedang berjalan.
"Kemudian Senin 26 Desember 2022 pukul 05.00 WIB, yang mana pada itu korban tidur di rumah orang tuanya, kemudian tiba tiba pergi keluar rumah dan tanpa memberitahu kemana tujuannya. Korban menggantungkan diri menggunakan seutas kabel,"beber Kasat lagi.
"Untuk dugaan sementara, korban depresi akibat permasalahan keluarga yang dihadapi hingga mengakhiri hidup dengan gantung diri,"pungkas AKP M Reza.
komentar Pembaca