Jumat, 07 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Dua Warga Lumajang Carok Gara-gara Berebut Seorang Janda

Peristiwa

Dua Warga Lumajang Carok Gara-gara Berebut Seorang Janda

Sabtu, 05 Jan 2019 16:52
Detik.com
Celurit yang digunakan carok dua warga diamankan polisi
Lumajang - Carok kembali terjadi di Lumajang, Jawa Timur. Dua orang pria bertarung dengan menggunakan celurit gara-gara berebut seorang janda.

Dua pria yang melakukan carok yakni, Solikin (40), warga Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian dengan Mahfud (30) Warga Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Sabtu (5/1/2019).

Menurut informasi yang dihimpur dari perangkat Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh Zainul Arifin (50), kejadian saling bacok tersebut berawal ketika Solikin dan Mahfud sama-sama mencintai seorang janda bernama Suhartatik (42), warga Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh.

Keduanya saat itu bertemu di depan rumah Suhartatik dan terlibat cekcok mulut, karena Solikin mengaku telah menikah siri dengan sang janda. Solikin tidak terima ketika sang janda tersebut didekati Mahfud. Karena keduanya sedang terpengaruh minuman keras, terjadilah saling bacok menggunakan celurit yang mereka bawa.

"Jadi kedua laki-laki tersebut saling mencintai terhadap Suhartatik, lantaran Solikin merasa tidak terima ada laki-laki lain yang mendekati pujaan hatinya, mereka pun bertengkar hingga terlibat saling bacok menggunakan clurit," kata Zainul.

Polisi yang mendapatkan laporan dari masyarakat langsung mendatangi lokasi Kejadian. Kedua warga tersebut sedang bertarung dengan membawa celurit ditangan sambil bercucuran darah pada tubuh keduanya. Polisi menembakkan senjata api ke udara sebagai peringatan agar keduanya berhenti. Pertarungan itu pun terhenti, dan keduanya langsung roboh karena luka yg diderita cukup serius dan banyak darah yang bercucuran keluar.

Akibat carok tersebut, Solikin mengalami luka bacok pada bagian kepala belakang kiri, tangan kiri dan ibu jari kiri. Sedangkan Mahfud mengalami luka bacok pada bagian leher belakang, dan lengan kiri. Keduanya dibawa ke RSUD Dr Haryoto Lumajang, untuk mendapatkan perawatan medis.

"Saya sangat menyayangkan peristiwa ini dikarenakan masalah cinta sampai berujung saling bacok. Kami akan mengembangkan kasus ini untuk membuat terang agar masalah ini dapat segera terselesaikan dan untuk kedua aktor carok tersebut sudah dirujuk ke RSUD Dr Haryoto Lumajang untuk mendapat perawatan lebih lanjut," jelas kapolres Lumajang AKBP Muhamamd Arsal Sahban.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa dua buah senjata tajam jenis celurit milik Solikin dan Mahfud, sepeda motor Yamaha mio warna merah Nopol N 5286 UC Milik Mahfud.



(detik.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 07 Agu 2026 16:48

    Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi

    Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:42

    Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab

    Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:34

    Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar

    Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:22

    Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot

    PEKANBARU â€" Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:18

    Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir

    PEKANBARU â€" Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki