Peristiwa
Gara-gara Mangga Sebiji, Anak di Sulsel Tebas Tangan Ayahnya
Selasa, 08 Jan 2019 13:18
"Iya anak ini marah lalu menebas tangan ayahnya karena mangga satu biji," kata Kapolres Takalar AKBP Gany Alamsyah saat berbincang dengan detikcom, Selasa (8/1/2019).
Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Marbo, Kabupaten Takalar. Cacang (60) saat itu hendak memakan mangga. Lalu dia teringat anaknya, Naing (26) menyimpah sebuah mangga masak. Mangga itu lalu diambil dan dimakan oleh Cacang.
"Jadi penyebabnya ini karena mangga satu biji yang dimakan ayahnya yang sudah matang. Anaknya tidak terima dan marah," sambungnya.
Setelah kejadian ini, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera melaporkan ke polisi. Gany menyebut saat itu juga Naing ditangkap pihak berwajib.
Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi
Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan
Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab
Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit
Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar
Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi
Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot
PEKANBARU â€" Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum
Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir
PEKANBARU â€" Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan m