Rabu, 15 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Hapus Stigma Membosankan, Dispersip Riau Sulap Perpustakaan Jadi Pusat Hiburan dan Edukasi Interaktif

Peristiwa,

Hapus Stigma Membosankan, Dispersip Riau Sulap Perpustakaan Jadi Pusat Hiburan dan Edukasi Interaktif

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 15 Jul 2026 09:32
PEKANBARU - Kesan kaku dan sunyi yang sering melekat pada perpustakaan kini mulai ditinggalkan secara perlahan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau bersiap menghadirkan gebrakan baru dengan menggelar Festival Literasi 2026 guna mengubah wajah perpustakaan menjadi pusat kreativitas dan hiburan inklusif bagi seluruh kalangan masyarakat.

Mengusung tema "Riau Membaca, Riau Berkarya", perhelatan eksklusif yang dirancang terbuka untuk umum ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Agustus mendatang. Masyarakat dapat menikmati berbagai suguhan menarik di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 462 Pekanbaru.


"Kami ingin menghadirkan literasi dalam suasana yang menyenangkan. Jadi bukan hanya membaca buku, tetapi juga menjadi ruang untuk berdiskusi, menulis, berkarya, dan berkolaborasi. Perpustakaan sekarang sudah bertransformasi menjadi ruang kreatif yang bisa dimanfaatkan semua kalangan," jelas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Indra, SE, MSi, MM, Selasa (14/7/2026).

Beragam Kegiatan Interaktif Lintas Generasi

Festival ini dirancang untuk mendobrak stigma membosankan melalui beragam aktivitas yang relevan dengan gaya hidup modern. Berbagai agenda disiapkan sebagai langkah nyata mendorong minat baca dan mengoptimalkan fasilitas pendidikan di Riau, mulai dari pameran buku dan arsip bernilai sejarah, gelar wicara, serta bedah buku yang menghadirkan penulis nasional berkaliber tinggi. Selain itu, terdapat penampilan aksi literasi dari berbagai sekolah yang siap menambah semarak suasana.

Bagi pengunjung keluarga yang membawa anak-anak, panitia secara khusus menyiapkan zona permainan edukatif dan lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak. Tidak ketinggalan panggung pentas musik, pameran Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), hingga bazar kuliner UMKM yang sejalan dengan semangat pengembangan UMKM lokal yang kian inovatif di Riau.

Membangun Ekosistem Kolaborasi
Indra menekankan bahwa perpustakaan modern harus bertransformasi menjadi ruang kolaborasi yang dinamis. Di area festival, pengunjung bisa mengunjungi berbagai stan komunitas literasi, sekolah, dan perguruan tinggi, hingga menikmati fasilitas Zona Membaca Buku Gratis (MBG).

Kehadiran berbagai elemen masyarakat di acara ini diharapkan mampu membangkitkan ekonomi kreatif melalui kolaborasi komunitas yang lebih solid antar generasi. Sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah, panitia juga akan menyematkan penghargaan khusus kepada penerbit dan pemustaka terbaik.

"Melalui festival ini kami mengajak seluruh masyarakat Riau datang bersama keluarga. Mari merayakan literasi dengan cara yang menyenangkan, karena dari budaya membaca akan lahir ide-ide besar, kreativitas, dan inovasi yang membawa kemajuan bagi daerah," urainya.

Upaya masif menumbuhkan minat baca membutuhkan dukungan penuh dan sinergi berkesinambungan dari seluruh lapisan masyarakat agar visi mencerdaskan kehidupan bangsa dapat tercapai secara holistik.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan Festival Literasi 2026. Mari bersama-sama menumbuhkan budaya membaca demi mewujudkan Riau yang cerdas, berdaya, serta terus berkarya dan bermakna,"(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/hapus-stigma-membosankan-dispersip-riau-sulap-perpustakaan-jadi-pusat-hiburan-dan-edukasi-interaktif.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki