Harga Emas Dunia Turun, Dekati Level Terendah 2 Bulan Terakhir
admin
Sabtu, 26 Sep 2020 09:02
NEW YORK - Harga emas mengalami kejatuhan pada perdagangan Jumat (25/9/2020) waktu setempat. Harga emas mendekati level terendahnya selama dua bulan terakhir.
Pelemahan ini dikarenakan investor mencari aman ke dolar. Dikarenakan meningkatnya kasus virus Corona dan ketidakpastian atas stimulus AS berikutnya untuk membantu perekonomian.
"Partai Republik dan Demokrat berada di halaman yang sama tentang menempatkan beberapa stimulus tetapi mereka tidak dapat memutuskan jumlah dan ketidakpastian yang mendorong investor terhadap dolar," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA di New York.
Melansir CNBC, Jakarta, Sabtu (26/9/2020), harga emas di pasar spot turun 0,2% ke USD1.864,39 per ons. Sementara itu, emas berjangka AS turun 0,6% pada USD1.866,3 per ons.
Untuk minggu ini, emas turun sekitar 4,4% sejauh ini, terbesar setidaknya dalam enam minggu, karena dolar ditetapkan untuk minggu terbaiknya sejak awal April. Dolar yang lebih kuat membuat komoditas yang dihargai dalam mata uang, seperti emas, lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan unit moneter lain.
Seorang anggota parlemen utama mengatakan Demokrat di DPR AS sedang mengerjakan paket stimulus virus korona senilai USD2,2 triliun yang dapat ditentukan minggu depan.
Federal Reserve minggu ini berbicara tentang pentingnya lebih banyak stimulus fiskal di tengah kekhawatiran investor akan pukulan ekonomi lain dari pandemi virus corona.Risiko bug emas terbatas pada perpanjangan dari risk-off global yang memicu pelarian dolar, analis TD Securities mengatakan dalam sebuah catatan.
Sementara itu, platinum turun tipis 0,1% menjadi USD847,81, sementara perak turun 0,8% menjadi USD23,02 per ons. Kedua logam itu menuju minggu terburuk sejak 20 Maret. Palladium turun 0,2% menjadi USD2.221,20 per ons.