Peristiwa
Karyawan Restoran AW Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Jumat, 08 Apr 2016 11:31
BEKASI – Karyawan restoran siap saji A&W bernama Husein Muchtar (29) ditemukan membusuk di dalam kamarnya di Kampung Pangkalan Bambu, RT 2 RW 1, Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis 7 April 2016.
Pria yang sudah sekira setahun lalu tinggal di tempat indekos milik Bapak Supriyanto itu ditemukan tewas di kamarnya sekira pukul 23.00 WIB.
Tetangga korban, Martin (21), mengatakan korban diketahui meninggal di dalam kamarnya setelah orang-orang di lingkungan tempat kos tersebut selama dua hari terakhir mencium bau tak sedap.
"Sudah dua hari ini, kami cium bau bangkai di sekitar sini. Awalnya, enggak curiga baunya dari kamar korban. Malahan sempet kami pikir bau bangkai tikus," kata Martin di lokasi, Jumat (8/4/2016) dini hari.
Namun, malam tadi, seluruh penghuni indekos tersebut sudah tak tahan dengan bau yang tak sedap itu. Para penghuni lainnya pun mencari tahu dari mana bau itu berasal.
"Nah tadi malam kita mastiin lagi. Tahunya sumbernya dari kamar korban," ujarnya.
Mengetahui sumber bau bangkai itu berasal dari kamar korban, Martin mengungkapkan, semua penghuni indekos mengadu kepada pengelola untuk membuka kamar korban. "Kami mengadu karena kamarnya terkunci dari dalam," ujar Martin.
Sementara itu pengelola kostan, Yanto (50) mengatakan, saat kamar korban dibuka ditemukan, korban berada di atas tempat tidurnya. "Kondisinya sudah bengkak," kata Yanto.
Ia mengungkapkan, dirinya juga awalnya tak tahu dengan bau bangkai yang dicium anak-anak indekos tersebut. Hanya saja, mereka ramai membicarakan bau bangkai tersebut.
Bahkan, mereka mencium baunya dari kamar korban. "Saya dipanggil anak-anak buat cek kamar korban. Tadi juga, pintunya didobrak paksa," katanya.
Yanto menuturkan, sepengetahuan dirinya, korban hanya tinggal sendiri. Sudah sekira setahun dia menempati kamar tersebut. "Dia karyawan restoran AW. Orang Cakung, Jakarta Timur," ucapnya.
Terkait temuan mayat itu, Kepolisian Polresta Bekasi Kota dan Polsek Bekasi Selatan yang mendapatkan kabar tersebut datang ke lokasi guna melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut.
Adapun dari informasi petugas, di kamar korban anggota menemukan sejumlah obat-obatan, seperti obat sesak napas, maag, dan minuman suplemen. Dugaan petugas, korban meninggal karena sakit yang dideritanya.
Kini guna memastikan kematian korban, jasad korban pun dibawa ke RS Kramat Jati, Jakarta Timur. Kasus pun ditangani Polsek Bekasi Selatan.(okezone.com)
One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung
JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci
Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat
PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum
Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026
JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,
Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani