Kebakaran Rumah di Kampar, Mobil dan Sepeda Motor Ikut Terbakar, Tidak Ada Barang Berharga Selamat
Admin
Jumat, 09 Apr 2021 09:45
BANGKINANG - Peristiwa kebakaran rumah di Kampar terjadi pada Kamis (8/4/2021) dalam kebakaran itu api melalap satu rumah bulatan dan empat rumah petak.
Dalam peristiwa kebakaran rumah di Kampar itu, satu unit mobil dan dua unit sepeda motor juga ikut terbakar, bahkan tidak ada barang berharga yang berhasil diselamatkan.
Peristiwa kebakaran rumah di Kampar itu terjadi di Dusun Cemara Desa Sawah Baru Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Peristiwa kebakaran rumah di Kampar itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.25 sore.
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar, Yuriko membenarkan adanya peristiwa kebakaran rumah di Kampar itu.
Ia menuturkan, Tim Pemadam Kebakaran mendapat laporan kebakaran rumah di Kampar itu sekitar pukul 17.25 sore dan langsung menuju lokasi.
"Anggota Pemadam Kebakaran tiba di lokasi kebakaran rumah di Kampar itu sekitar pukul 17.45 dan langsung melakukan pemadaman," ungkapnya.
Setelah beberapa waktu tim berjibaku bersama tim BPBD Kampar dan warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.55 wib.
Lokasi kebakaran rumah di Kampar itu terjadi tidak jauh dari sebuah SMP.
Dalam peristiwa kebakaran rumah di Kampar itu, selain menghanguskan sejumlah rumah petak dan rumah pribadi, juga menghanguskan satu unit mobil dan dua unit sepeda motor.
Tiada barang yang bisa diselamatkan dalam kebakaran rumah di Kampar itu ini.
Kepala Operadi BPBD Kampar, Adi Chandra Lukita menuturkan, peristiwa kebakaran rumah di Kampar itu ini sementara diduga karena adanya hubungan arus pendek.
Dirinya menuturkan saat kejadian kondisi rumah kontrakan dan rumah pribadi dalam keadaan kosong.
Rumah kontrakan ini diketahui milik Daman Huri, petani berumur 50 tahun.
Selain pemilik rumah, akibat kejadian ini juga terdampak sejumlah keluarga yang tinggal di rumah kontrakan tersebut, antaranya Awaludin (52 Th), Edong ( 42 Th), Dimpos Tampubolon ( 48 Th).
Akibat kejadian ini ditaksir kerugian mencapai Rp 600 juta lebih.