Sabtu, 08 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Keroyok PIL Istri Hingga Tewas, Sopir Angkot Bawa Ibu Mertua

Peristiwa

Keroyok PIL Istri Hingga Tewas, Sopir Angkot Bawa Ibu Mertua

Sabtu, 29 Des 2018 10:08
Istimewa
Sukabumi - Seorang pria idaman lain (PIL) berinisial RMY (21) tewas setelah dikeroyok DA (36) sopir angkot bersama 5 orang pelaku lainnya. Menurut polisi saat pengeroyokan pelaku diketahui membawa ibu mertuanya.

Selain DA, polisi juga menangkap AA, TM, RF, dan IS. Polisi juga amankan YS, yang tak lain ibu mertua pelaku.

Kepada polisi mereka mengaku hanya menempeleng korban sekedar untuk memberi pelajaran agar tidak lagi mendekati IR istri DA.

"YS itu mertua DA, dia kita tangkap karena terlibat pengeroyokan terhadap korban. Seluruh pelaku mengaku hanya menampar korban," kata AKP Ahmad Gunawan, Kasatreskrim Polres Cianjur kepada detikcom, Sabtu (29/12/2018).

Kronologi pengeroyokan itu bermula saat DA mendatangi seorang pria berinisial NC yang juga PIL istrinya pada Senin (17/12/2018). Saat itu NC juga mengalami pengeroyokan dan mengaku selain dirinya ada pria lain yang berhubungan dengan IR.

"NC memberitahukan kalau RMY juga lebih lama berhubungan dengan IR. Karena emosi dia memerintahkan teman-temannya mencari RMY, kabar perselingkuhan IR disampaikan juga ke YS ibu mertuanya," jelas Ahmad.

Keesokan harinya, Selasa (18/12/2018), sekitar pukul 17.00 WIB RMY berhasil ditemukan oleh para pelaku sampai akhirnya pengeroyokan terjadi. Usai pemgeroyokan korban dipaksa menandatangani surat kesepakatan tidak akan membuat laporan ke polisi.

Keesokan harinya korban yang sempat mendapat perawatan di rumah sakit akhirnya tewas. Pada tanggal 24 Desember ibu korban yang baru pulang bekerja dari Arab Saudi membuat laporan polisi.

"Pelaku kita tangkap, mereka keukeuh awalnya mengaku hanya menampar. Namun berdasar keterangan saksi yang memandikan jasad korban ada sejumlah luka memar di sekujur tubuh korban," terang Ahmad.

Sekitar pukul 09.00 WIB hari ini, polisi akan membongkar makam korban. Proses otopsi akan dipimpin oleh dokter forensik dari RS Sartika Asih Bandung.


(detik.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 07 Agu 2026 16:48

    Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi

    Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:42

    Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab

    Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:34

    Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar

    Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:22

    Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot

    PEKANBARU â€" Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:18

    Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir

    PEKANBARU â€" Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki