Peristiwa
Ketua MPC PP Bengkalis Didesak Mundur
Laporan: Afdal Aulia
Selasa, 06 Des 2016 15:59
Punca kekecewaan kader PP di Negeri Junjungan berawal dari ketidaktransparan dalam menjalankan roda organisasi, ditambah dengan konflik internal serta eksternal yang terjadi, sehingga sejumlah pengurus MPC mundur dan non aktif. Diperkirakan lebih setengah dari kepengurusan MPC PP Bengkalis yang terdaftar di Surta Keputusan (SK) kepengurusan sudah tidak aktif lagi, sehingga tuntutan ketua MPC PP Kabupaten Bengkalis mundur terus menggelinding.
"Kita mendapat informasi bahwa ketua MPC PP Kabupaten Bengkalis bersama beberapa pengurus menghadap MPW PP Riau beberapa hari lalu, dan diduga membawa sejumlah pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) kecamatan definitive dan carateker. Setahu saya sampai saat ini baru ada tiga PAC yang sudah melaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus (RPP), yaitu Bantan, Rupat Utara dan Pinggir, sementara carateker PAC Kecamatan Bengkalis saya dan kawan-kawan," tegas Eriyanto, Plt Sekretaris PAC Kecamatan Bengkalis, Selasa (06/12/2016).
Disebutnya, ketua MPC PP (Ikhwanal Amri,red) diduga melakukan akal-akalan mengatasnamakan perwakilan PAC diluar tiga PAC yang sudah melaksanakan RPP tersebut. Karena sampai saat ini masih ada Plt carateker di kecamatan lainnya,serta kepengurusan PAC definitive, tapi semua diduga direkayasa oleh ketua MPC PP Bengkalis.
Dikatakan Eriyanto, pihaknya siap berhadapan dengan carateker atau plt PAC Bengkalis yang ditunjuk sepihak oleh Ketua MPC PP Bengkalis. "Oleh karena itu, kita mendesak ketua MPC PP Kabupaten Bengkalis untuk mengundurkan diri, demi kebaikan organisasi PP kedepan serta meminimalisir kisruh yang terjadi. Ini menyangkut marwah organisasi dan daerah juga,"tukas Eriyanto.
Terpisah, Plt ketua PAC kecamatan Rupat Nazri juga mempertanyakan kebijakan ketua MPC PP Bengkalis yang dinilainya sudah tidak sesuai dengan semangat serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) organisasi. Apalagi selama ini, ia merasa dirinya hanya dimanfaatkan oleh ketua MPC PP untuk mendapatkan suara pada saat Muscablub bulan Juni lalu.
"Persoalan di MPC PP ini terus bergulir, kita berharap MPW Riau melakukan evaluasi total terhadap kepemimpinan ketua MPC PP Bengkalis sekarang. Apalagi ketua MPC PP itu sudah tidak didukung mayoritas pengurus yang tercantum dalam SK, jadi sebaiknya mengundurkan diri. Karena sangat disayangkan organisasi sebesar PP di Bengkalis hanya diwarnai kisruh dan persoalan yang berpunca dari ketua MPC sendiri, saya dan kawan-kawan bergabung ke PP karena mencintai organisasi ini,"ujar Nazri.(afd)
Peristiwa
Penjelasan Polisi Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Sumbar Longsor Akibatkan 9 Orang Tewas, Akui Dilema
Sebanyak sembilan penambang yang diduga melakukan aktivitas penambangan emas ilegal meninggal dunia setelah tertimbun longsor di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat, Kamis (14/5) se
Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Sabtu 16 Mei 2026
Jakarta-Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Peresmian ini rencananya digelar pada
Pekanbaru Segera Uji Coba Bus Listrik, Walikota Agung Nugroho Dorong Transportasi Go Green
PEKANBARU-Pemerintah Kota Pekanbaru bersiap melakukan transformasi transportasi publik dengan menghadirkan bus listrik sebagai sarana angkutan umum massal. Armada ramah lingkungan tersebut diproyeksik
Rumah Mantan Gubernur Riau Syamsuar Disatroni Maling, Sepeda Motor Raib
PEKANBARU-Rumah mantan Gubernur Riau periode 2019-2023, Syamsuar, yang berada di Jalan Kurnia, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, disatroni maling pada Jumat (15/5/2026) din
Jalan Tepian Sungai Desa Petalogan - Kelurahan Air Molek Inhu Mengalami Abrasi Lagi
RENGAT-Jalan Tepian Sungai menghubungkan Desa Petalongan dengan Kelurahan Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), kembali mengalami abrasi, Jumat (15/5/2026). Akibatnya, warg