Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kisah Bocah 3 Tahun Meninggal Setelah 1 Kg Cacing Gelang Menggerogoti Organ Dalam Tubuhnya

Peristiwa,

Kisah Bocah 3 Tahun Meninggal Setelah 1 Kg Cacing Gelang Menggerogoti Organ Dalam Tubuhnya

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 20 Agu 2025 10:54
okezone.com
Kisah memilukan dialami bocah berusia tiga tahun bernama Raya. Warga Desa Cihanaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ini meninggal dunia setelah tubuhnya dipenuhi ratusan cacing gelang.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Raya sempat dirawat intensif selama delapan hari di RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi. Saat tiba di rumah sakit, kondisinya sangat memprihatinkan.

Dokter yang merawat Raya menemukan cacing gelang yang hidup keluar dari hidungnya saat pemeriksaan. Tak hanya itu, ratusan cacing lain yang sebagian masih hidup juga dikeluarkan dari kemaluan dan anus bocah malang tersebut. Total berat cacing yang dikeluarkan mencapai satu kilogram. Cacing tersebut menggerogoti organ dalam tubuhnya.

Menurut sang ibu, Endah, sehari-hari Raya sering bermain di tanah di bawah kolong rumah panggung mereka. Selama ini, Endah hanya menyadari anaknya mengalami batuk dan sesak napas.

Keterbatasan ekonomi dan tidak memiliki BPJS membuat Raya hanya mendapatkan pengobatan tradisional di rumah. Penyebab sebenarnya baru terungkap ketika relawan membawa Raya ke rumah sakit.

Hasil pemeriksaan medis menyatakan Raya menderita infeksi aksariasis, penyakit yang disebabkan cacing gelang yang biasanya hidup di tanah.

“Anak kami sangat aktif bermain di tanah, kami tidak tahu ini bisa berakibat seperti ini,” ujar Endah dengan suara pilu, Rabu (20/8/2025).

Kini, keluarga telah memakamkan Raya di tempat pemakaman umum tak jauh dari rumah mereka. Peristiwa tragis ini menjadi pengingat betapa pentingnya perhatian terhadap kesehatan anak dan lingkungan di sekitar mereka.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 16:43

    PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning

    PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:39

    Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas

    SELATPANJANG " Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:35

    Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana

    Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:53

    Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri

    KUANSING " Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:51

    SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional

    PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.