Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Korban Penganiayaan Oknum Sabhara Polda Riau Tanggung Biaya Pengobatan Sendiri

Penganiayaan Satpol PP oleh 30 Oknum Sabhara

Korban Penganiayaan Oknum Sabhara Polda Riau Tanggung Biaya Pengobatan Sendiri

Senin, 07 Des 2015 14:52
PEKANBARU - Nuryahya, anggota Satpol PP Pekanbaru korban pemukulan 30 oknum Sabhara Polda Riau yang dirawat di RS Awal Bross akhirnya sudah bisa pulang dua hari yang lalu. Tapi untuk semua biaya pengobatan ternyata ditanggung oleh Satpol PP Pekanbaru.

Hal ini disampaikan Kasatpol PP Pekanbaru Zulfahmi Adrian melalui sambungan seluler. Ia mengatakan memang untuk pengobatan korban masih ditanggung Satpol PP. "Memang untuk pengobatan masih kita tanggung, tapi sore nanti kita akan lakukan perteuan dengan Polda Riau, salah satunya akan membahas masalah kerusakan pos Satpol PP dan juga biaya pengobatan korban," ujar Zulfahmi.

Ia mengharapkan agar nantinya, Polda Riau memberikan tindakan dan sanksi kepada oknum Sabhara yang melakukan tindaan anarkis tersebut. "Beri efek jeralah kepada para oknum tersebut. Pastinya kan nanti ada Sanksi disiplin secara internalnya," jelasnya.

Disinggung mengenai tindakan Satpol PP jika nantinya pada pertemuan tersebut Polda Riau meminta damai, dengan tegas Zulfahmi mengatakan pihaknya akan menerimanya dengan tangan terbuka. "Kita tentu menerimanya, tapi memang harus ada tindakan tegas untuk para oknum yang telah melakukan penganiayaan, ini kan biar ada efek jeranya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya 30 Oknum Sabhara Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyerang Kantor Satpol PP Pekanbaru, Selasa (1/12/2015) sekitar pukul 01.00 Wib. Akibatnya, 3 anggota Satpol PP mengalami luka parah bahkan 1 diantaranya harus diopname di RS Awal Bross.

Kepala Badan Satpol Zulfahmi Adrian saat dihubungi melalui seluler membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan kejadian terjadi pasca operasi rutin yang dilakukan Senin (30/11/2015) malam.

"Seperti biasa kita lakukan operasi rutin di tempat-tempat yang biasa digunakan muda-mudi untuk pacaran seperti di terminal akap, stadion utama, MTQ dan juga taman Kota. Disana kita memang sempat mengamankan pasangan muda-mudi yang tak bisa menunjukkan identitasnya lalu membawanya ke kantor. Kita selesai operasi sekitar pukul 00.00 WIB," ujar Kaban.

Lanjut Zulfahmi, usai patroli dirinya langsung pulang ke rumah. Namun sekitar pukul 01.00 Wib dinihari dirinya mendapat kabar jika kantor Satpol PP diserang oleh oknum Sabhara.

"Kita langsung kembali ke Kantor dan ternyata sampai sana 3 anggota kita sudah dihajar oleh oknum tersebut. Akibatnya, dua anggota kita mengalami memar, ada juga bekas sudutan rokok di kening anggota kita. Bahkan 1 anggota langsung dilarikan ke RS Awal Bros karena lemas dan sampai saat ini masih Opname, sedangkan 2 lainnya rawat jalan," jelasnya.

Disinggung apakah pengeroyokan tersebut akibat adanya pihak keluarga Oknum Shabara yang terkena razia, Zulfahmi tak menampik hal tersebut. "Memang benar ada salah satu dari keluarga polisi ini yang terjaring razia, makanya mereka datang, mungkin mereka tidak terima," terangnya lagi.

Lebih lanjut Ia menjelaskan jika dirinya sudah membuat laporan ke Polresta Pekanbaru. "Kita sudah laporkan atas tindakan pengeroyokan. Ini tadi jam 06.00 ib baru selesai. Untuk sekarang pihak Polresta masih terus melakukan penyelidikan," pungkasnya.(hrc)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 14 Mei 2026 16:30

    Polrestro Tangkot Bekuk 36 Penjahat Jalanan dalam Sebulan, Ungkap 52 Kasus.

    Jakarta - Polres Metro Tangerang Kota (Polrestro Tangkot) merilis kinerja Satuan Reserse Kriminal-nya dalam memerangi kejahatan jalanan selama sebulan belakangan. Sebanyak 52 kasus terungkap, dengan t

  • Kamis, 14 Mei 2026 16:06

    Ratusan Motor Ludes Saat Kebakaran Hebat di Pabrik Ban Purworejo

    Jakarta - Kebakaran hebat terjadi di parkiran sepeda motor karyawan PT Arami Jaya di Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Ratusan sepeda motor milik karyawan pabrik hangus terbakar. Keru

  • Kamis, 14 Mei 2026 15:52

    11 Manfaat Air Rebusan Kunyit, Rahasia Kesehatan Alami dari Rempah Nusantara

    Air rebusan kunyit, minuman tradisional yang telah lama dikenal di Indonesia, kini semakin populer berkat berbagai manfaat kesehatannya. Minuman ini dibuat dari rimpang kunyit, sebuah rempah dengan wa

  • Kamis, 14 Mei 2026 15:48

    Remaja di Bogor Tewas Usai Digigit Ular yang Melintas Saat Nongkrong

    Jakarta-(18) tewas usai digigit ular weling saat nongkrong di Land Bow, Pasir Jaya, Bogor Barat. Sementara rekannya, H (21), kini kritis di ICU RS UMMI.“Betul, satu orang yang meninggal. Kejadian ke

  • Kamis, 14 Mei 2026 15:26

    Potret Dampak Longsoran TPA Cipayung Depok di Permukiman Warga Sekitar

    Longsoran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung ke aliran Kali Pesanggrahan di kawasan Pasir Putih, Depok, Jawa Barat, memperparah banjir di wilayah perbatasan Sawangan dan Cipayung. Tump

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.