PERISTIWA
Laporan Korban Pemerkosaan Tidak Digubris, Ini Alasan Polisi
Sumber : Tribunmedan.com
Senin, 26 Des 2016 22:49
Namun sangat disayangkan, laporan tersebut tidak ditindaklanjuti karena hasil visum dari SR (15) belum bisa dilakukan karena layanan rumah sakit daerah Djasamen Saragih tidak buka.
"Semalam kami melapornya ke Polisi. Cuma belum divisum-visum. Lantaran kata polisinya masih cuti bersama pihak RSUD," kata Hamdan, ayah angkat SR (15) di Kediamanya, Senin (26/12/2016).
Hamdan mengatakan ada kejanggalan juga pada polisi lantaran si SR tidak diminta melakukan visum pada rabu (28/12/2016) mendatang.
"Besok gak ada lagi cuti bersama. Tapi masih saja hari rabu dibuat visumnya. Ini kan aneh, apalah maksud dan tujuan polisi kek gini. Bukannya besok, Selasa (27/12/2016) dibuat," ujarnya.
Akibat belum divisumnya SR, pihak keluarga masih menahan diri untuk
membawa SR ke rumah sakit untuk memberikan perawatan atas luka bakar
dari sulutan terduga pelaku di paha dan kemaluanya.
"Masih bingung kami. Kami bawa nanti ke RS. Malah diobati. Jadinya gak nampak hasil visumnya,"ujarnya.
Hingga kini dari delapan orang yang disebutkan oleh SR (15) belum satu pun yang ditangkap oleh Mapolres Siantar.
Satu orang yang terduga turut dalam melakukan perbuatan keji ini, AG (15) yang juga teman SR sudah menjadi saksi kejadian.
Kepada polisi, AG sudah mengaku bahwa ada delapan orang yang turut melalukan perkosanan tesebut.
Pelaku yang pertama melakukan tindakan pemerkosaan kata AG dilakutan SS yang juga teman sekolah AG dan juga teman sekolah SR.

SR (15) terbaring lemas di rumahnya orang tua angkatnya, Senin (26/12/2016).
Sebelumnya SR diperkosa berkali-kali oleh sekelompok pemuda di gedung sekolah SMP N 7 Siantar.
Setelah diperkosa SR juga mendapat penganiayanaan yaitu dengan cara disulut rokok dipahanya dan kemaluanya.
Ketujuh terduga pelaku ini beberapa di antaranya diduga adalah teman sekolah SR yang juga menjemput SR ke rumah orangtua kandungnya. Ada juga yang disebut-sebut merupakan mahasiswa universitas negeri di Medan.
Kapolres Siantar AKBP Dodi Darjanto membantah pihaknya tidak menggubris laporan keluarga korban. Menurutnya, polisi tetap menindaklanjuti kasus ini.
"Kasusnya masih tahap lidik, ya. Kami akan bekerja dengan maksimal untuk mengungkapnya. Jangan khawatir. Polisi akan mengungkapnya. Saat ini polisi sudah bekerja untuk mengungkapnya," ujarnya.*****
Restrukturisasi AI: Ancaman Bagi Yang Diam, Peluang Bagi Yang Belajar
Angka 80% perusahaan global melakukan restrukturisasi tim akibat adopsi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) bukan lagi sekadar wacana futuristik. Gelombang ini telah menghantam pesisir
5 Rekomendasi Kolam Renang Seru di Jakarta untuk Liburan Keluarga
JAKARTA - Renang bukan sekadar olahraga yang menyehatkan, melainkan juga menjadi salah satu aktivitas rekreasi yang paling seru untuk anak-anak. Bermain air, meluncur di perosotan, hingga sekadar
Hindari Makanan Ini Biar Ginjalmu Tetap Sehat!
JAKARTA - Kalau kamu punya penyakit ginjal, sangat penting buat selalu memantau asupan natrium (garam), kalium, dan fosfor. Ginjal itu punya tugas berat, mulai dari menyaring darah, membuang zat
5 Lokasi Wellness Retreat di Indonesia, Bikin Healing Jadi Maksimal
JAKARTA - Lagi merasa lelah sama rutinitas dan butuh detox dari stres harian? Salah satu cara paling oke untuk menyeimbangkan tubuh dan pikiran adalah wellness retreat, liburan yang fokus dengan
Sudah Kenyang tapi Masih Ingin Makan Terus? Ini Cara Mengatasinya
JAKARTA - Pernah merasa baru saja selesai makan dalam porsi besar, tetapi tak lama kemudian muncul keinginan untuk makan lagi? Jika kondisi ini terjadi sesekali mungkin masih tergolong