Peristiwa
Malam Tahun Baru, Paha Ibu di Gorontalo Kena Peluru Nyasar
Rabu, 02 Jan 2019 14:28
"Kejadiannya sekitar pukul 02.00 dini hari saat habis pergantian tahun baru. Saat itu saya lagi tidur bersama putri saya di kamar. Tiba-tiba paha kiri saya terasa nyeri dan panas. Saya bangun dan lihat ada luka baru, memar dan biru. Saya pikir ini digigit binatang," ucap Meiske pada detikcom Rabu (2/1/2019).
Ibu 2 Anak menjelaskan, usai kejadian dirinya tidur lagi. Namun tak berselang lama Rizal suaminya tiba dirumah sekitar pukul 15.00 WIB usai pulang bekerja. Dan menceritakan kejadian yang dialami serta memperlihatkan luka lebam yang ada di paha kirinya.
"Paha kiri saya masih terasa sakit. Saat suami datang. Suami saya bilang ke saya untuk bangun dan beres-beres tempat tidur. Saat bersih kasur dan mengangkat selimut proyektil itu jatuh. Suami tanya ini apa dan menanyakan anaknya apakah bermain barang yang baru ditemukan. Dan dia menjawab tidak tahu. Kami tidak tahu kalau itu benda apa," jelas Meiske.
Saat mau rebahan dan tidur lagi, dirinya kaget melihat plafon kamarnya rusak dan tembus.
"Suami saya ambil proyektil itu dan dicocokan dengan plafon yang bocor. ukurannya sama. Kesimpulan kami benda itu berasal dari luar," kata Meiske.
Usai kejadian, pasangan suami istri ini langsung melapor ke Polres Gorontalo Kota pada Selasa (1/1) pagi.
"Saya berharap polisi bisa mengungkap peluru nyasar ini agar tidak mereseahkan warga," harap Meiske.
Sementara, Handi Seno Nugroho Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota menyatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban pada selasa pagi dan kami sudah mengamankan barang bukti yang di duga proyektil peluru.
"Kami sudah olah TKP, sumbernya dari atas menembus seng hingga plafon tripleks lalu mengena kaki. Kita masih cari tahu kita masih lidik dari mana sumbernya mungkin disekitar situ ada kejadian. Kita sudah turun lapangan dan cari saksi di lapangan," ucap Handi.
Hingga kini pihaknya belum memastikan apakah itu proyektil atau bukan pasalnya harus dibawa ke labfor.
"Belum bisa dipastikan yang jelas. Harus di uji labfor balistik di Makassar," tambah Handi.
(detik.com) Peristiwa
Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi
Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan
Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab
Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit
Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar
Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi
Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot
PEKANBARU â€" Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum
Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir
PEKANBARU â€" Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan m