Peristiwa
Massa Hentikan Pekerjaan Proyek PT. Waskita di Rohul
Laporan: Fahrin Waruwu
Rabu, 25 Mei 2016 10:39
ROKAN HULU - Puluhan warga dan pemuda Dusun Batang Samo Hulu Desa Suka Maju Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) meminta pekerjaan proyek pembangunan irigasi jaringan Interkoneksi Osaka untuk dihentikan sementara.
Pekerjaan proyek pembangunan jaringan irigasi interkoneksi Osaka yang dikerjakan oleh PT. Waskita Karya (Persero) menuai protes dari warga tempatan karena jalan inpeksi yang dilalui mobil pengangkut material mengalami rusak parah dan berlobang.
Atas kejadian aksi protes tersebut aparat keamanan Kapolsek Rambah dibantu personil Danramil 02 Rambah dan Kepala Desa Suka Maju memediasi kedua belah pihak, Selasa [24/5/16] di Pasir Pengaraian.
Pada mediasi tersebut Korlap perwakilan warga Desa Suka Maju Sukarnada. Nst menyampaikan, Kami tidak bermaksud menghambat aktifitas proyek tetapi kami meminta supaya akses jalan inpeksi ini diperbaiki kembali dan memberdayakan pemuda tempatan untuk dapat bekerja sesuai dengan Profesional.
"Kedatangan kami ini bukan tanpa alasan karena pada proyek sebelumnya di tahun 2012 PT. Waskita Karya (Persero) pernah berjanji akan memperbaiki jalan inpeksi yang rusak namun sampai saat ini tidak terealisasi", ucapnya.
Masih ditempat yang sama Dodi selaku Pelaksana Kegiatan Proyek dari PT. Waskita Karya (Persero) mengatakan, Kami akan menyampaikan tuntutan warga dan akan berkoordinasi dengan atasan terlebih dahulu, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan kita adakan pembicaraan lebih lanjut terkait permasalahan ini.
"Sejauh ini kami juga belum dapat bekerja dengan maksimal karena masih terkendala pembebasan lahan yang belum selesai yang menjadi tanggung jawab Pemkab Rohul, ke depan kami akan lebih inten berkomunikasi dengan warga sehingga semua urusan bisa terselesaikan dengan baik", pungkasnya.
Jalan inpeksi sepanjang kurang lebih lima kilometer ini merupakan satu-satunya akses jalan yang digunakan warga untuk mengeluarkan hasil perkebunan dan pertanian.
Parahnya lagi, apabila musim penghujan tiba badan jalan yang berlobang selalu digenangi air dan warga kerap terjatuh saat mengangkut hasil perkebunan dan pertanian.
Setelah bermediasi kurang lebih satu jam antara warga dan pihak PT. Waskita Karya (Persero) yang difasilitasi oleh Polsek Rambah, Danramil 02 Rambah dan Kepala Desa Suka Maju bahwa pihak perusahaan bersedia memperbaiki jalan inpeksi tersebut. (Fah)
Peristiwa
One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung
JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci
Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat
PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum
Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026
JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,
Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani