Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Nenek di Jombang Kaget Dapat Tagihan Pajak PBB Naik 1.000 Persen

Peristiwa,

Nenek di Jombang Kaget Dapat Tagihan Pajak PBB Naik 1.000 Persen

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 13 Agu 2025 13:53
Berita satu.com
Seorang nenek di Jombang, Jawa Timur, bernama Anis Purwatiningsih (65), warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang Kota, Kabupaten Jombang, kaget mendapatkan tagihan pajak bumi dan bangunan (PBB) dengan kenaikan pajak tak wajar. 

PBB Nenek berusia 63 tahun tersebut tiba-tiba naik 1.000 persen tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Anis Purwatiningsih mengaku telah dua kali menerima tagihan untuk pembayaran PBB. Dua objek tanah dan bangunan atas nama ayahnya yang sudah almarhum berada di Jalan Dr Sudiro Husodo Desa Sengon, Kecamatan Jombang Kota seluas 1.042 meter dan di Dusun Ngesong, Desa Sengon, Kecamatan Jombang Kota dengan luas 753 meter. 

"Dahulu saya hanya membayar Rp 400.000 sekarang naik menjadi Rp 3,5 juta," ujar Anis, Rabu (13/8/2025). 

Anis mengaku dirinya kaget dengan tagihan yang diterimanya. Apalagi nilai kenaikan yang diterimanya sangat fantastis. Dirinya juga mengaku tak tahu penyebab kenaikan pajak tersebut. Ia pun,  kebingungan untuk menanyakannya. 

Sehari-hari, Anis mengaku merawat cucunya. Untuk kebutuhan hidup sehari-hari, dia dibantu anaknya. 

Anis mengaku menerima dua kali tagihan pajak PBB mulai 2024 hingga 2025 pajaknya belum terbayar. Ditambah lagi dengan kenaikan sejak 2024, yang dinilainya  cukup tinggi dan memberatkan. 

"Ini pajaknya Rp 3,5 juta. Saya tidak tahu kenapa, tidak dijelaskan. Ini dapatnya dari pemerintah. Kalau segitu, berat sekali, karena saya kerjanya momong cucu," katanya.  Ia pun berharap PBB yang dikenakan padanya bisa kembali lagi seperti semula.

Ironisnya lagi, kenaikan pajak PBB dengan nilai tak wajar itu, tidak disosialisasikan lebih dahulu oleh pemerintah daerah setempat. Kondisi ini pun memicu kemarahan warga Jombang.

Sebelumnya, seorang warga bernama Joko Fatah Rokhim warga Pulo Lor, Kecamatan Jombang Kota juga mengeluhkan kenaikan tagihan pembayaran pajaknya yang mencapai 300 persen, dari sekitar Rp 400.000 kini sudah mencapai Rp 1,5 juta. 

Sebagai bentuk protes, Fatah nekat membawa uang recehan dengan wadah galon air ke kantor Bepanda Jombang. Dia mengkritik kenaikan pembayaran pajak yang dianggap tidak masuk akal dan memberatkan.

Sementara itu,  Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang Hartono mempersilakan bagi wajib pajak yang keberatan untuk mengajukan keberatan ke kantor Bapenda. 
Pihaknya akan merevisi dan menghitung ulang nilai tagihan pajak yang sudah diterima dan ditetapkan. 

"Monggo bisa langsung datang ke kantor untuk melakukan pengajuan keberatan pembayaran, nanti tim akan kembali menghitung ulang," ujarnya. 

Pihaknya mengaku sudah ada ribuan wajib pajak yang sudah melakukan pengajuan keberatan dan sudah ada penyesuaian. Ia berjanji seluruh keberatan akan diproses ulang sesuai dengan aturan yang sudah ada.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.