Jumat, 07 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Nyamar Jadi Pembeli, Perwira Polisi Dikeroyok Bandar Narkoba

Peristiwa

Nyamar Jadi Pembeli, Perwira Polisi Dikeroyok Bandar Narkoba

Sabtu, 12 Jan 2019 11:20
Merdeka.com
ilustrasi bandar narkoba
MERANTI - Seorang anggota polisi yang menyamar di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau dikeroyok saat melakukan penangkapan terhadap pengedar narkoba. Akibatnya, perwira polisi bernama Ipda Rahmad sempat mendapat perawatan di rumah sakit karena mengalami memar.

"Iya benar, ada anggota kita yang sengaja kita perintahkan untuk melakukan penyamaran dikeroyok sejumlah pengedar sabu. Saat itu, anggota kita bertugas pura-pura jadi pembeli," ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Laode Proyek kepada merdeka.com, Jumat (11/1) malam.

Laode mengatakan, salah satu pelaku inisial SA alias Cabi (29) warga Jalan Banglas, Kelurahan Selat Panjang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti. Ketika pada Selasa (8/1) Ipda Rahmad menyamar menjadi pembeli dan berjanji bertemu dengan bandar sabu.

Bandar itu bernama Debison alias Debai yang merupakan residivis kasus narkoba juga. Mereka bertemu Selasa malam pukul 22.30 Wib. Debai menyuruh beberapa anak buahnya untuk berjumpa dengan Ipda Rahmad. Rahmad memang sendirian, namun sejumlah polisi lainnya memantau dari jarak jauh.

"Anggota kita transaksi dengan Sabri alias Cabi kaki tangannya Debai serta anak buahnya yang lain. Nah, saat transaksi itu anggota kita menangkap mereka, tapi jumlah mereka ternyata banyak dan mengeroyok," kata Laode.

Begitu melihat Rahmad dikeroyok, polisi lainnya langsung datang. Namun, para pelaku kabur, hanya satu orang berhasil ditangkap yakni Cabi.

"Petugas lainnya berusaha mengejar pelaku lainnya namun mereka sudah kabur terlalu jauh. Anggota yang dikeroyok langsung dilarikan ke rumah sakit, sedangkan pelaku dan barang bukti satu paket sabu diamankan," jelas Laode.

Kondisi anggota polisi yang dikeroyok para pengedar narkoba itu kini sudah mulai membaik dan diperbolehkan pulang ke rumah. Pelaku Sabri ternyata juga positif sebagai pengguna narkoba setelah dilakukan tes urine.



(merdeka.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 07 Agu 2026 16:48

    Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi

    Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:42

    Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab

    Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:34

    Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar

    Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:22

    Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot

    PEKANBARU â€" Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:18

    Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir

    PEKANBARU â€" Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki