PUK SP3 Batang Kumu Sebut Pilih Kasih, Ini Kata Manager PT. KPN
Laporan : Fahrin Waruwu
Sabtu, 21 Sep 2019 18:40
ROKAN HULU - Pengurus Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Pertanian Perkebunan (SP3) Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Riau minta manajemen Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Kencana Persada Nusantara yang ada di Desa mereka untuk tidak pilih menerima serikat untuk bongkar muat di Pabrik nya.
Demikian disampaikan Ketua PUK SP3 Desa Batang Kumu Arman Rizki Andi didampingi Wakil Ketua Lottung, Sekertaris Samsir Siregar kepada wartawan Jumat, (20/9/2019) di Pasirpengaraian.
Dia menjelaskan, Pengurus dan Anggota PUK SP3 Desa Batang Kumu kurang lebih 100 orang, perlu juga mendapatkan pekerjaan bongkar muat buah kelapa sawit di PMKS PT KPN yang ada diwilayah desa mereka tersebut.
"Kami janga dijadikan sebagai penonton saja, jangan ada pilih kasih, sedangkan PMKS PT KPN itu di wilayah Desa mereka PUK SP3 Desa Batang Kumu," kata Ketua PUK SP3 Desa Batang Kumu Arman Rizki Andi juga pemuda setempat.
"Kami meminta manajemen PT KPN membuka diri untuk komunikasi. Jangan Kami antar pekerja yang sudah ada kian di PKS nya, itu yang terus diperhatikan. Kami juga perlu di perhatikan untuk diterima bekerja di PMKS nya," kata Arman Rizki Andi lagi.
Beber Andi, PUK SP3 Desa Batang Kumu sudah tiga kali menyurati manajemen PMKS PT KPN, namun jangan diberi kesempatan berjumpa, surat mereka saja tidak diterima. Sehingga hari Jumat ini tadi hampir terjadi keributan depan PMKS nya. "Sigap Anggota Polsek Tambusai dan Tambusai Utara sehingga tidak terjadi bentrok fisik,"urai Andi.
Mereka PUK SP3 Desa Batang Kumu mempertanyakan ada apa pihak manajemen PMKS PT KPN tidak menerima surat dan mereka bekerja. "Sedangkan Presiden RI saja kalau ada surat dari masyarakat beliau tetap terima, ini manajemen PMKS PT KPN surat kami malah tidak diterima," tutur Andi putra Desa Batang Kumu itu.
Mereka pengurus PUK SP3 Desa Batang Kumu berharap, Bapak Bupati Rohul dan Kepala Dinas Koperasi UKM Ketenagakerjaan Transmigrasi dan Pemerintah Kecamatan setempat untuk memanggil Pimpinan PMKS PT KPN untuk mencari solusi untuk mereka bisa bekerja sepert pekerja lain di PMKS di Desa mereka itu.
Manager PMKS PT KPN Mahayandi yang dikonfirmasi melalui seluler nya mambantah adanya pilihkasih menerima jasa serikat pekerja. Terkait surat dari PUK SP3 Desa Batang Kumu juga dirinya kurang mengetahui. Karena baru tiga hari bekerja setelah ada pergantian Manager.
Tentang ada informasi keributan saat awak media tanyakan, Manager PMKS PT KPN membantah bukan dengan pekerja PMKS PT KPN. Namun antar mereka pekerja jasa. Jelasnya, PMK SPT KPN tetap membuka diri menerima pekerja jasa dari serikat pekerja, yang terpenting sesuai dengan aturan yang ada dan saling komunikasi
"Juga sudah ada mediasi dengan pihak Polsek Tambusai dan Tambui Utara. Intinya kami tatap menerima jasa pekerjaan dari serikat pekerja namun para pihak harap melakukan komunikasi dengan baik," pungngkasnya. (Fah).
One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung
JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci
Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat
PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum
Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026
JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,
Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani