Jumat, 07 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Pelajar di Tulungagung Lahirkan Bayi, Dibuang ke Kloset Hingga Tewas

Peristiwa

Pelajar di Tulungagung Lahirkan Bayi, Dibuang ke Kloset Hingga Tewas

Jumat, 11 Jan 2019 09:59
Detik.com
TULUNGAGUNG - Seorang bayi baru dilahirkan tewas setelah dimasukkan ke dalam kloset. Polisi melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti ulah orang tua bayi yang masih berstatus pelajar tersebut.

Kasubbag Humas Polres Tulungagung, AKP Sumaji, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di toilet Puskesmas Kauman Jalan Soekarno-Hatta nomor 2 Tulungagung, Kamis (10/1/2019) malam. Petugas puskesmas sempat memberikan pertolongan namun tidak berhasil, karena bayi terjepit lubang kloset.

"Peristiwa berawal saat ibunya yang masih berusia 16 tahun diantar orang tuanya ke puskesmas karena mengeluh sakit perut hingga nyeri pinggang. Saat itu petugas Puskesmas meminta ibu bayi untuk istirahat untuk menunggu observasi," kata Sumaji, Jumat (11/1/2019).

Namun saat proses menunggu, tanpa sepengetahuan petugas piket, E menuju ke kamar mandi puskesmas. Saat berada di kamar mandi itulah E melahirkan. Petugas puskesmas baru mengetahui setelah ibu E melaporkan kejadian itu dan meminta tolong ke tenaga medis.

"Saat ibu dari E memberitahu petugas Puskesmas Kauman, anaknya sudah melahirkan di kamar mandi, sedangkan posisi bayi separuh badannya masuk ke dalam kloset," ujarnya.

Sejumlah petugas piket akhirnya berusaha membantu menyelamatkan bayi dengan memegang bagian tubuhnya agar tidak masuk seluruhnya ke dalam kloset. Saat akan dilakukan evakuasi tubuh bayi tidak bisa diangkat lantaran tersangkut lubang kloset.

Sumaji menambahkan, untuk mengevakuasi korban, petugas harus membongkar kloset, namun naas nyawa korban yang baru dilahirkan tersebut tidak bisa tertolong. Polisi menduga telah terjadi tindak pidana kekerasan pada anak sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.

"Korban saat ini kami bawa ke RSUD rencananya nanti akan dilakukan autopsi. Dugaan sementara memang ada unsur kekerasan, namun kita harus menunggu proses penyelidikan dan penyidikan," imbuhnya.


(detik.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 07 Agu 2026 16:48

    Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi

    Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:42

    Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab

    Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:34

    Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar

    Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:22

    Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot

    PEKANBARU â€" Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:18

    Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir

    PEKANBARU â€" Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki