Jumat, 07 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemilik Pabrik di Jombang Klaim Gunungan Busa di Sungai Tak Berbahaya

Peristiwa

Pemilik Pabrik di Jombang Klaim Gunungan Busa di Sungai Tak Berbahaya

Rabu, 09 Jan 2019 16:39
Detik.com
Jombang - Pengolahan sampah plastik bekas bungkus sabun di CV Pandu Kencana, Desa Godong, Gudo, Jombang terpaksa dihentikan sementara. Kendati begitu, pemilik pabrik biji plastik ini menyebut limbah sabun yang terlanjur masuk ke sungai tidak berbahaya.

Pemilik CV Pandu Kencana Pujo Hartono mengaku telah menghentikan pengolahan plastik bekas bungkus sabun colek dan deterjen sejak munculnya gunungan busa di sungai Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek. Namun, pengolahan plastik bekas jenis lainnya, seperti karung plastik bekas, tetap berjalan seperti biasa.

"Sementara waktu untuk perbaikan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dan untuk sementara proses pengolahan plastik sabun kami hentikan," kata Pujo kepada wartawan di rumahnya, Desa Godong, Kecamatan Gudo, Rabu (9/1/2019).

Pujo mengaku baru pertama kali mendatangkan sampah plastik bekas bungkus sabun tersebut. Sampah plastik yang berisi sisa-sisa sabun colek dan deterjen itu dia datangkan dari pabrik sabun di Surabaya sebanyak 4 ton. Sampah tersebut akan diolah menjadi biji plastik.

Namun sebelum digiling, sekitar 4 kwintal plastik bekas lebih dulu dicuci di dalam bak penampungan untuk membersihkan sisa-sisa sabun. Tanpa dia duga, air sabun di dalam bak meluap ke sungai akibat diguyur hujan deras, Senin (7/1). Sehingga menimbulkan gunungan busa di pintu air Dukuhan, Desa Jatipelem, Diwek.

"Plastik sabun akan kami kembalikan lagi (ke pabriknya). Karena saya juga tidak untung," ujarnya.

Pujo berpendapat, luberan air sabun yang masuk ke sungai tak berbahaya. "Tidak berbahaya, semua orang pakai sabun," tandasnya.

Gunungan busa tiba-tiba muncul di sungai Desa Jatipelem, Senin (7/1) sejak sekitar pukul 17.00 WIB. Busa tersebut menggunung hingga setinggi 5 dari permukaan sungai dengan panjang lebih dari 100 meter. Busa tersebut beraroma wangi seperti sabun. Namun pada Selasa (8/1) sekitar pukul 08.00 WIB, busa telah hilang dari sungai tersebut.

Fenomena gunungan busa ini sempat membuat heboh warga Jombang. Polisi dan DLH Jombang turun ke lokasi untuk mencari tahu penyebab munculnya busa tersebut.

Sampel air busa telah diambil untuk diuji di laboratorium. Kepastian adanya pencemaran terhadap sungai akibat limbah air sabun menunggu hasil uji laboratorium tersebut.


(detik.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 07 Agu 2026 16:48

    Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi

    Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:42

    Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab

    Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:34

    Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar

    Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:22

    Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot

    PEKANBARU â€" Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:18

    Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir

    PEKANBARU â€" Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki