Kamis, 14 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Ratusan Massa SBSI Demo Besar-besaran di Gerbang Chevron Rumbai, Akses Masuk Diblokir

Ratusan Massa SBSI Demo Besar-besaran di Gerbang Chevron Rumbai, Akses Masuk Diblokir

Rabu, 02 Des 2015 09:55
Aksi massa di depan gerbang Chevron Rumbai, Rabu pagi
PEKANBARU - Ratusan massa dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) menggelar unjuk rasa besar-besaran, di depan gerbang Chevron, Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Provinsi Riau, Rabu (2/11/2015). Massa bahkan sempat berusaha mendobrak pagar dan mensweeping karyawan yang keluar-masuk untuk bekerja.

Aksi massa diawali dengan mensweeping di depan gate (gerbang) akses masuk bundaran Chevron, Rumbai Pesisir, sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka memaksa puluhan karyawan untuk memutar arah dan membuat pagar hidup di tengah jalan.

Lantaran massa kian bertambah, pihak pengamanan Chevron dan kepolisian dari Polsek Rumbai Pesisir langsung menutup pintu pagar. Tak ayal, massa yang berang lalu berusaha menggoyang pintu pagar hingga bergetar. Beruntung aksi itu bisa diredam. Namun hanya sebentar saja, dimana massa kembali berusaha mendobrak pagar besar ini.

Pada aksi itu, massa menuntut agar perusahaan yang bekerjasama dengan Chevron tidak semena-mena dalam mem-PHK karyawannya. "Surat kita sudah dua bulan lalu dikirim tapi tidak dibalas, apa harus begini tindakan kita. Kami juga punya hak bekerja untuk mengisi perut," teriak lantang koordinator massa.

Bahkan mereka mengultimatum pihak Chevron, jika tidak menemui mereka, massa bakal melakukan aksi yang lebih besar lagi. "Gerbang ini kecillah bagi kami, bisa kami robohkan. Kami biasa di lapangan. Kalau kalian (Chevron) tidak merespon, maka disetiap Gate akan kami lumpuhkan, kami tutup," ancam massa.

"Kontrak kerja yang diberlakukan sudah menzalimi kami. Kami bukan preman, kami punya hak bekerja di negeri lancang kuning, ada undang-undangnya, bukan di PHK semaunya kalian. Kami bisa anarkis," sambungnya dengan pengeras suara. "Kami kasih waktu satu jam, kalau tidak ada keputusan, kami robohkan," tegas massa lagi.

Hingga berita ini diturunkan, aksi massa masih berlangsung, bahkan jumlah mereka kian bertambah. Menurut informasi, massa ini berasal dari Rumbai Pesisir dan Minas. Aksi massa itu terkait di-PHKnya beberapa orang karyawan, karena ada perpindahan perusahaan, sehingga mereka tidak dipekerjakan lagi.(grc)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 14 Mei 2026 16:30

    Polrestro Tangkot Bekuk 36 Penjahat Jalanan dalam Sebulan, Ungkap 52 Kasus.

    Jakarta - Polres Metro Tangerang Kota (Polrestro Tangkot) merilis kinerja Satuan Reserse Kriminal-nya dalam memerangi kejahatan jalanan selama sebulan belakangan. Sebanyak 52 kasus terungkap, dengan t

  • Kamis, 14 Mei 2026 16:06

    Ratusan Motor Ludes Saat Kebakaran Hebat di Pabrik Ban Purworejo

    Jakarta - Kebakaran hebat terjadi di parkiran sepeda motor karyawan PT Arami Jaya di Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Ratusan sepeda motor milik karyawan pabrik hangus terbakar. Keru

  • Kamis, 14 Mei 2026 15:52

    11 Manfaat Air Rebusan Kunyit, Rahasia Kesehatan Alami dari Rempah Nusantara

    Air rebusan kunyit, minuman tradisional yang telah lama dikenal di Indonesia, kini semakin populer berkat berbagai manfaat kesehatannya. Minuman ini dibuat dari rimpang kunyit, sebuah rempah dengan wa

  • Kamis, 14 Mei 2026 15:48

    Remaja di Bogor Tewas Usai Digigit Ular yang Melintas Saat Nongkrong

    Jakarta-(18) tewas usai digigit ular weling saat nongkrong di Land Bow, Pasir Jaya, Bogor Barat. Sementara rekannya, H (21), kini kritis di ICU RS UMMI.“Betul, satu orang yang meninggal. Kejadian ke

  • Kamis, 14 Mei 2026 15:26

    Potret Dampak Longsoran TPA Cipayung Depok di Permukiman Warga Sekitar

    Longsoran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung ke aliran Kali Pesanggrahan di kawasan Pasir Putih, Depok, Jawa Barat, memperparah banjir di wilayah perbatasan Sawangan dan Cipayung. Tump

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.