Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Reaksi Cepat Polisi di Pekanbaru Berhasil Gagalkan Aksi 2 Pelaku Teror Bom

Simulasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Reaksi Cepat Polisi di Pekanbaru Berhasil Gagalkan Aksi 2 Pelaku Teror Bom

Rabu, 23 Des 2015 10:54
Reaksi cepat polisi gagalkan teror bom dalam simulasi pengamanan Natal dan Tahun Baru di SPN
PEKANBARU - Tim Gegana dari Satuan Brigade Mobil Polda Riau, berhasil melumpuhkan dua orang terduga teroris, Rabu (23/12/2015), yang disinyalir akan meledakkan diri di salahsatu gereja di Provinsi Riau. Aksi kelompok radikal itu terendus petugas, yang curiga dengan gerak-gerik mereka.

Barusaja akan masuk melalui pintu gereja, dua terduga teroris ini langsung dicegat polisi. Saat diintrogasi, keduanya terlihat gelagapan dan canggung. Disamping itu, dua pria tersebut juga tampak membawa tas ransel besar, dan menggunakan jaket berlapis.

Benar saja, saat petugas kepolisian hendak memeriksa barang bawaan mereka sesuai standar pengamanan yang diintruksikan, dua orang itu langsung melawan. Satu diantaranya kabur dan seorang lagi menyandera pengunjung gereja. Walhasil, situasi mendadak berubah dramatis, bahkan sempat terjadi baku tembak.

Dor..dor..Dua orang itu ambruk diterjang timah panas polisi. Sedangkan masyarakat korban penyanderaan berhasil selamat dengan mengalami luka ringan. Warga inipun langsung dievakuasi ke rumah sakit. Saat situasi masih panik, polisi bergegas mensterilkan lokasi tempat pelaku tewas, lantaran diduga mereka masih menyimpan bom.

Tim Jihandak pun dipanggil ke lokasi guna memeriksa kebenaran informasi ini. Dengan hati-hati, satu petugas berpakaian lengkap anti bom mengamankan sebuah tas diduga berisi bom yang hendak diledakkan. Selain itu, petugas tersebut juga memeriksa isi dalam pakaian pelaku, dimana disinyalir juga ada bom.

Berkat kesigapan anggota polisi, ratusan pengunjung gereja ini berhasil selamat dari aksi teror kelompok radikal yang berencana melakukan penyerangan dengan bom. Kesigapan ini, sebagai jawaban kepolisian atas keresahan masyarakat, khususnya Riau, dengan ancaman-ancaman yang dilayangkan secara terbuka dari kelompok radikal.

Aksi melumpuhkan pelaku bom yang dikisahkan di atas, merupakan simulasi dari Kepolisian Daerah (Polda) Riau, saat dilangsungkannya apel gelar pasukan Operasi Lilin Siak 2015, dalam rangka pengamanan acara Natal dan Tahun Baru nanti. Apel tersebut, mengambil lokasi di Sekolah Polisi Negara (SPN) Jalan Pattimura, Pekanbaru, Riau, Rabu pagi tadi.

"Kita Siaga I. Sudah kita buat rencana pengamanan, menggelar rapat instansi serta berkoordinasi dengan pengurus tempat ibadah, untuk pelaksanaan pengamanan nantinya. Kita juga berikan pelatihan kepada sekuriti dan tempat keramaian," ungkap Kapolda Riau, Brigjen Dolly Bambang Hermawan, selaku Inspektur Upacara dalam Apel ini.

Bahkan untuk menciptakan rasa tentram dan aman saat Natal dan Tahun Baru nanti, Polda Riau sudah mendirikan 66 pos pengamanan dan pelayanan diseluruh Riau. Tidak cuma itu, Polda juga mengerahkan 2.740 personilnya saat pengamanan nanti. "Ditambah lagi ada bantuan pengamanan dari instansi lainnya dengan total 1.643 orang," yakin Kapolda Riau.

Menjawab keresahan masyarakat akan adanya teror, Brigjen Dolly meyakinkan kalau kegiatan pengamatan dan pengamatan tidak hanya dilangsungkan pada hari H, melainkan sudah berlangsung jauh-jauh sebelum ini. "Sudah jalan semua, intelijen kita terus memantau jika ada pergerakan dari terduga teroris. Kita juga menggencarkan razia dan cipta kondisi," sambungnya.

"Targetnya, untuk memutus pergerakan teroris, mengantisipasi masuknya pelaku kejahatan, senjata api, senjata tajam, petasan, minuman keras dan sebagainya. Intelijen bergerak sebagai pemberi informasi supaya kita bisa mengantisipasi. Yang jelas, daerah yang paling rawan adalah daerah yang tingkat aktivitasnya tinggi," singkat Kapolda.(grc)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Kamis, 14 Mei 2026 16:30

    Polrestro Tangkot Bekuk 36 Penjahat Jalanan dalam Sebulan, Ungkap 52 Kasus.

    Jakarta - Polres Metro Tangerang Kota (Polrestro Tangkot) merilis kinerja Satuan Reserse Kriminal-nya dalam memerangi kejahatan jalanan selama sebulan belakangan. Sebanyak 52 kasus terungkap, dengan t

  • Kamis, 14 Mei 2026 16:06

    Ratusan Motor Ludes Saat Kebakaran Hebat di Pabrik Ban Purworejo

    Jakarta - Kebakaran hebat terjadi di parkiran sepeda motor karyawan PT Arami Jaya di Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Ratusan sepeda motor milik karyawan pabrik hangus terbakar. Keru

  • Kamis, 14 Mei 2026 15:52

    11 Manfaat Air Rebusan Kunyit, Rahasia Kesehatan Alami dari Rempah Nusantara

    Air rebusan kunyit, minuman tradisional yang telah lama dikenal di Indonesia, kini semakin populer berkat berbagai manfaat kesehatannya. Minuman ini dibuat dari rimpang kunyit, sebuah rempah dengan wa

  • Kamis, 14 Mei 2026 15:48

    Remaja di Bogor Tewas Usai Digigit Ular yang Melintas Saat Nongkrong

    Jakarta-(18) tewas usai digigit ular weling saat nongkrong di Land Bow, Pasir Jaya, Bogor Barat. Sementara rekannya, H (21), kini kritis di ICU RS UMMI.“Betul, satu orang yang meninggal. Kejadian ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.