Minggu, 02 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Sebelum ditemukan tewas, Yuni sempat SMS minta dijemput

Peristiwa

Sebelum ditemukan tewas, Yuni sempat SMS minta dijemput

Sabtu, 05 Mar 2016 13:37
Merdeka.com
Yuni Aisyah, korban pembunuhan
Tindakan kejam Badrussalam (23) bisa dilihat dari kondisi jasad korban Yuni Aisyah (21). Siapapun bertanya-tanya hal apa yang melatarbelakangi tindakan sadis tersebut.

Beberapa frame foto menunjukkan, Yuni mengenakan jaket biru dan helm. Tidak jauh tubuhnya yang tergeletak, ditemukan ikat pinggang yang digunakan untuk mengaikat korban saat dibonceng.

Bagian perut dan leher Yuni juga terdapat luka robek. Beberapa organ tubuhnya juga telah terburai diduga karena goncangan saat dibonceng di motor.

Kepala Desa Asrikaton Kecamatan Pakis, Supa'ad Adi menjelaskan, awalnya Yuni berpamitan melalui tetangganya untuk mencari pekerjaan. Korban pergi meninggalkan rumah Selasa (2/3) sekitar pukul 11.30 WIB.

Keluarga tidak tahu keberadaannya, namun tiba-tiba dapat kabar kalau jasadnya ditemukan Kamis (4/3) sekitar pukul 21.30 WIB. Padahal dihari ini, sekitar pukul 19.30 WIB, Yuni sempat SMS kepada keluarga meminta dijemput. Tetapi belum sampai dijemput, jasadnya sudah ditemukan oleh warga.

"Pukul 19.30 WIB, Yuni kirim SMS yang isinya 'susulen aku' (jemput aku). Tapi setelah dibalas HP-nya sudah tidak aktif dan kemudian diketahui sudah terbunuh," kata Supaad Adi, Sabtu (5/3).

Badrussalam tercatat sebagai warga Dusun Genitri, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis dan berstatus mantan pacar korban. Polisi sedang menyelidiki lebih lanjut terkait kematian korban.

Pembunuhan diduga berawal dari kisah asmara yang pernah terjalin. Hubungan mereka terputus walau sudah menginjak lamaran dan rencana menikah.

Yuni baru lima bulan menikah dengan Eddy Sukoco seorang pekerja serabutan. Sebelumnya korban sudah pernah menikah dan punya anak perempuan berusia 4 tahun. Keluarga tidak tahu terkait adanya hubungan keduanya setelah korban menikah.

"Sebelum menikah dengan Eddy Sukoco, Yuni pernah dilamar oleh Badrussalam, tapi entah mengapa orang tua Badrussalam menggagalkan," katanya. (merdeka.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:50

    Polda Metro Siapkan Pengamanan 47 Kegiatan di Jakarta dan Sekitarnya

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengamankan 47 kegiatan yang berlangsung di wilayah hukumnya hari ini. Kegiatan terdiri dari tiga penyampaian pendapat di muka umum dan 44 kegiatan masyarakat.Kabid Humas Po

  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:20

    Purbaya Janji Nggak Ada Kenaikan Pajak, tapi Kejar Penunggak

    Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan tarif pajak meski berupaya meningkatkan penerimaan negara. Langkah yang ditempuh adalah mengoptimalkan penagi

  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:17

    AXIS Nation Cup 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pembinaan Talenta Futsal Pelajar di 40 Kota

    JAKARTA-PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS kembali menghadirkan AXIS Nation Cup (ANC) 2026, turnamen futsal antarpelajar jenjang SMA dan SMK yang memasuki tahun keempat peny

  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:14

    Mulai 3 Agustus, Ribuan UMKM Bisa Urus NIB hingga Sertifikat Halal Gratis di DPMPTSP Riau

    PEKANBARU - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin mengurus legalitas usaha secara gratis diminta memastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap sebelum mendatangi lokasi pela

  • Sabtu, 01 Agu 2026 16:12

    Jenguk Pasien RSUD Dorak, Bupati Asmar Pastikan Mutu Layanan Meranti

    MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti Asmar mengunjungi tokoh masyarakat Katan beserta sejumlah warga yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dorak, Selatpanjang, Jumat (31/7/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki