Sempat Dibujuk Sekdaprov Riau, Mahasiswa Pilih Meninggalkan Ruang Pertemuan
Admin
Kamis, 08 Okt 2020 14:23
PEKANBARU - Satu persatu mahasiswa yang datang ke ruang kenanga Kantor Gubernur Riau membubarkan diri.
Mereka menolak masuk ke ruang pertemuan karena tidak jelas apa yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.
Mahasiswa yang sudah terlanjur datang ke lokasi pertemuan kemudian membubarkan diri dan meninggal ruang pertemuan.
Sekdaprov Riau, Yan Prana Jaya, sempat membujuk mahasiswa ini untuk masuk kedalam ruang pertemuan.
Meski sempat terjadi negosiasi di depan pintu masuk ruang kenanga, namun mahasiswa memilih meninggalkan ruang pertemuan.
"Kita tidak tau acaranya apa, karena kita dari HMI Riau Kepri sudah membuat seruan aksi, kalau kami tema diskusinya tau, kita mau saja hadir. Cuma kita kan tidak mau hadir, nanti takunta dipelintir, sementara kami tidak melakukan negosiasi apapun," kata Yudi Utama Tarigan, Pengurus HMI Badko Riau Kepri, Kamis (8/10/2020).
Yudi mengungkapkan sesuai undangan yang pihaknya terima agenda pertemuan ini adalah untuk membahas pemberlakukan UU Cipta Kerja.
Namun undangan tersebut baru diterima sesaat sebelum acara dimulai.
"Kami juga baru dapat undangnya, memang diundangkan itu dibunyikan agendanya dialog dengan Forkopimda, terkait pemberlakukan UU Cipta Kerja," ujarnya.
Selain Yudi masih ada beberapa mahasiswa lainnya juga menolak untuk masuk ke ruang pertemuan.
Pantuan Tribun hanya ada dua mahasiswa saja yang masuk ke ruang pertemuan. Mahasiswa tersebut memegang jaket almamater bewarna biru.
Meski mahasiswa lainya memilih meninggal ruang pertemuan, namun dua mahasiswa tetap masuk ke dalam ruangan dan menggelar rapat bersama Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan Forkopimda.
Hingga berita ini ditulis pertemuan antara mahasiswa se Riau dengan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan Forkopimda masih berlangsung.
Namun sayang, awak media yang ingin meliput pertemuan ini dilarang masuk ke ruang pertemuan dengan alasan rapat dilaksanakan tertutup.