Kamis, 07 Mei 2026
Sulit Dijangkau Tim Darat, Pemadam Karhutla di Perbatasan Riau-Sumut Dilakukan Lewat Udara.
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 07 Mei 2026 15:23
PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan Kabupaten Pelalawan akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan, Kamis (7/5/2026).
Api berhasil dijinakkan setelah perjuangan panjang melawan medan yang berat dan geografis yang ekstrem.
Kepala BPBD Provinsi Riau, M Edy Afrizal mengatakan, api pertama kali terdeteksi di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rohil, sebuah kawasan terpencil yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara.
Medan yang jauh dari jangkauan jalur darat menjadi tantangan terbesar petugas sejak awal penanganan.
Bukan sekadar memadamkan kobaran api, petugas harus berhadapan dengan lapisan gambut dalam yang menyimpan bara membara jauh di bawah permukaan tanah.
"Api bisa tampak padam di atas, namun diam-diam tetap menyala di bawah dan bisa saja kembali berkobar jika angin kencang berhembus," katanya, Kamis (7/5/2026).
Tim darat yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, dan Manggala Agni berjibaku membangun garis batas agar api tidak merayap ke kawasan hutan dan perkebunan warga yang belum terdampak.
"Fokus utama petugas melakukan penyiraman intensif pada pusat kobaran api yang berada di lapisan gambut dalam," ujarnya.
Ketika jalur darat tak mampu menjangkau titik api, kekuatan udara menjadi andalan.
Pemerintah Provinsi Riau mengerahkan tiga unit helikopter water bombing untuk memadamkan titik api yang sulit dijangkau oleh tim darat.
"Kami memaksimalkan dukungan udara untuk memastikan api benar-benar mati," tegas Edy.
Edy menegaskan, meski api secara visual sudah padam, petugas belum ditarik dari lokasi.
Tim darat masih berjaga penuh untuk menjalankan proses pendinginan.
Langkah ini dilakukan agar bara yang tersisa di perut gambut tidak kembali memicu munculnya titik api baru.
Patroli rutin juga terus digelar untuk mengantisipasi munculnya titik api baru secara tiba-tiba.
"Kebakaran di Rohil dan Pelalawan sudah padam. Dari laporan yang kami terima, hanya menyisakan asap tipis di beberapa titik bekas kebakaran. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, khususnya saat cuaca panas dan angin kencang tengah melanda wilayah pesisir Riau,(Tribunpekanbaru).
Sumber: https://pekanbaru.tribunnews.com/riau-region/1104713/sulit-dijangkau-tim-darat-pemadam-karhutla-di-perbatasan-riau-sumut-dilakukan-lewat-udara
komentar Pembaca