Sabtu, 16 Mei 2026

Super Damai 212 Merupakan Cerminan Bangsa

Laporan : Vivi Mulfita Sari
Selasa, 06 Des 2016 17:10
net
Ilustrasi
DUMAI - Jutaan orang mengikuti Aksi Bela Islam atau ABI Jilid 3 yang lebih dikenal dengan Aksi Super Damai 212, pada Jumat (2/12) lalu di Lapangan Monas, Jakarta.

Masa yang tumpah ruah dari kawasan Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia menggelar doa bersama dan shalat Jumat berjamaah. Membuat semua orang bergetar hatinya, sebagian orang menganggap bahwa hal ini patut dianggap sebagai cerminan diri bangsa Indonesia.

Seluruh masyarakat dari seluruh penjuru negeri tumpah ruah, bersatu padu "Jakarta memutih" begitulah ungkapan sebagian orang. Seluruh umat dari berbagai lintas agama, tua maupun muda tersebut menyampaikan tuntutan: tahan tersangka kasus penistaan agama, Basuki T. Purnama.

Sejumlah tokoh Adat Dan Tokoh Pemuda yang ada di Kota Dumai memberikan pandangan nya atas aksi super damai ini.

Salah seorang tokoh adat Ketua MKA Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Dumai, Azhar Yazid memandang bahwa aksi itu murni aksi untuk menuntut keadilan atas kasus penistaan agama, bukan kebencian terhadap perbedaan suku, ras, apalagi agama.

"Aksi itu pada hakikatnya adalah cerminan kehendak seluruh masyarakat terhadap para penegak hukum agar hukum berpihak pada kebenaran dan rasa keadilan," ujarnya.

Maka dari itu beliau mengajak, untuk masyarakat agar bersama sama mengawasi dan mengawal proses hukum yang sedang berjalan saat ini.

"Hargai proses hukum yang sedang berjalan, mari sama sama kita kawal agar penegak hukum bisa berlaku benar dan adil," tambahnya.

Tokoh pemuda, Ketua Forum Komunikasi Putra/i Purawirawan Indonesia (FKPPI) Kota Dumai, Khairul Kamal menilai Hal ini dapat dijadikan momentum pembuktian bahwa umat Islam dan masyarakat Indonesia saling menghargai satu sama lain serta berada dalam satu ikatan Bhineka Tunggal Ika.

"Sekarang kita serahkan saja semua nya kepada para penegak hukum, seluruh proses nya, jangan nodai persatuan dan kesatuan serta keindahan aksi super damai tersebut dengan perpecahan," pungkasnya. (vie)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.