Kamis, 14 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Syahrul Aidi Maazat Tegaskan Negara Wajib Pelihara Fakir Miskin dalam Sosialisasi 4 Pilar di PWI Riau

Peristiwa

Syahrul Aidi Maazat Tegaskan Negara Wajib Pelihara Fakir Miskin dalam Sosialisasi 4 Pilar di PWI Riau

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 17 Mar 2026 09:14
(FotoCatatanRiau)
PEKANBARU -  Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digelar di Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau di Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru, Senin (16/3/2026), menjadi ruang dialog penting antara wakil rakyat dan insan pers. 

Kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini dihadiri ratusan jurnalis dari berbagai organisasi media di Provinsi Riau.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), DR Syahrul Aidi Maazat, Lc MA menyampaikan pemahaman mendalam mengenai makna empat pilar kebangsaan serta tanggung jawab negara dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat, khususnya bagi kelompok fakir miskin.

Ia menegaskan bahwa empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar konsep ideologis, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan nyata yang melindungi rakyat kecil. 

Menurutnya, sejak awal berdiri, bangsa Indonesia telah menegaskan komitmen sebagai negara yang menjunjung tinggi keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Syahrul Aidi Maazat menyoroti pentingnya Pasal 34 UUD 1945 sebagai landasan konstitusional dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Pasal tersebut menegaskan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara, sekaligus menegaskan bahwa Indonesia menganut konsep negara kesejahteraan atau welfare state.

Dalam paparannya, ia juga mengajak peserta untuk merekonstruksi pemahaman tentang istilah fakir dan miskin sebagaimana disebutkan dalam konstitusi. Menurutnya, selama ini banyak pihak menyamakan kedua istilah tersebut, padahal keduanya memiliki kondisi sosial yang berbeda dan membutuhkan pendekatan penanganan yang berbeda pula.

Ia menjelaskan bahwa fakir adalah kelompok masyarakat yang tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya karena keterbatasan fisik atau kondisi tertentu, seperti sakit menahun, penyandang disabilitas, anak-anak yatim yang belum mampu bekerja, maupun orang lanjut usia. Kelompok ini, kata dia, harus mendapat perlindungan dan bantuan secara terus-menerus dari negara.

Sementara itu, kategori miskin adalah masyarakat yang sebenarnya memiliki kemampuan bekerja, tetapi tidak memiliki kesempatan atau akses terhadap pekerjaan yang layak. Oleh karena itu, pendekatan yang dibutuhkan bukan sekadar bantuan sosial, melainkan program pemberdayaan melalui pembukaan lapangan pekerjaan, pendidikan, dan stimulus ekonomi.

Dalam forum tersebut, Syahrul Aidi Maazat juga menyoroti pentingnya pengelolaan zakat secara profesional melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Menurutnya, potensi zakat sangat besar untuk membantu negara dalam mengatasi kemiskinan apabila dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Ia menambahkan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga dapat diarahkan menjadi program produktif seperti pemberdayaan usaha mikro, pelatihan keterampilan, hingga bantuan modal usaha. 

Dengan cara itu, masyarakat miskin dapat didorong keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan organisasi pers di Riau, di antaranya Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar, Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau Saidul Tombang, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau Luna Agustin, serta perwakilan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Dalam penutupnya, Syahrul Aidi Maazat menegaskan bahwa perjuangan memelihara fakir miskin membutuhkan sinergi negara, lembaga zakat, dan media agar cita-cita menghadirkan masyarakat adil dan sejahtera dapat benar-benar terwujud.
Sumber: (CatatanRiau.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.