Sabtu, 08 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Tak Punya Modal Perbaiki HP, Mahasiswa di Samarinda Rampok Teknisi Komputer

Peristiwa

Tak Punya Modal Perbaiki HP, Mahasiswa di Samarinda Rampok Teknisi Komputer

Selasa, 18 Des 2018 10:58
Merdeka.com
SAMARINDA - Tondi (20), mahasiswa Fakultas Ekonomi salah satu kampus ternama di Samarinda, Kalimantan Timur, sore ini tadi meringkuk di penjara. Dia dibekuk warga, diduga hendak merampok uang tukang servis komputer, Anjas Ahmad (43).

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.00 Wita sore tadi. Adik kandung Anjas, Risda Handayani (34), melihat pemuda tak dikenal, turun dari lantai 2 rumahnya di Jalan Banggeris RT 21 Nomor 55, kelurahan Teluk Lerong Ulu, yang digunakan indekos putri dan tempat servis komputer kakaknya, Anjas.

"Saya tegur, eh ngapain kamu? Dari mana? Orang itu diam saja," kata Risda, ditemui merdeka.com, Senin (17/12).

Risda dan anggota keluarga lainnya, bergegas naik ke atas dan melihat Anjas, bersimbah darah. "Orang itu, kemudian kabur lewat gang sebelah. Diteriaki, kemudian ditangkap warga," ujar Risda.

Pengamatan merdeka.com di lokasi, tidak terlihat barang CPU komputer berantakan. Namun demikian, ada ceceran darah di lantai diduga darah dari Anjas.

"Kakak saya (Anjas) luka di kepala, dan di bagian bawah lengan sampai pinggang, robek. Ada pisau, dan kunci-kunci sudah diamankan polisi. Pelaku juga sudah dibawa polisi," terang Risda.

Ditemui di kantor polisi, pria itu diketahui bernama Tondi (20), mahasiswa Fakultas Ekonomi, salah satu kampus ternama di Samarinda. Dia mengakui menganiaya Anjas.

"Saya langganan baikin komputer di situ. Saya incar uangnya yang di laci," kata Tondi.

Tondi sendiri mempersiapkan peralatan pisau, dan kunci inggris di dalam tas ransel, untuk merampok. "Saya pukul kepalanya pakai kunci inggris. Begitu berdiri, baru saya tikam," ujarnya.

"Saya perlu uang perbaikin LCD handphone saya. Saya malu minta uang orangtua terus. Makanya saya begitu (mencoba merampok dan melukai korban)," ungkapnya.

Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono membenarkan peristiwa itu, dan kini pelaku mendekam di penjara. Pelaku adalah mahasiswa semester IV. "Dia rencanakan dari rumah, bawa senjata tajam dan alat-alat itu. Dia mau ambil uang tempat servis komputer itu, alasanya buat perbaiki handphone yang lagi rusak," kata Sudarsono. 


(merdeka.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 08 Agu 2026 09:00

    Himperra Riau Perkuat Sinergi untuk Permudah Akses Rumah MBR

    PEKANBARU-Ketua DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Provinsi Riau, Donny Satria Putra, menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dan sektor perba

  • Sabtu, 08 Agu 2026 08:57

    Nahkodai PKDP Riau, Amran Tambi Fokus Bangun Organisasi yang Lebih Solid

    PEKANBARU - Kepemimpinan baru di Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Riau segera dimulai.H Amran Tambi dijadwalkan resmi dilantik sebagai Ketua DPW PKDP Riau

  • Sabtu, 08 Agu 2026 08:50

    435 Gerai Koperasi Merah Putih di Riau Mulai Diverifikasi dan Validasi

    PEKANBARU - Pemprov Riau mulai mempersiapkan tahapan verifikasi dan validasi terhadap gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah dinyatakan siap beroperasi.Langkah ini menjadi bagian penting

  • Sabtu, 08 Agu 2026 08:49

    Geliatkan Ekonomi Lokal, Pemkot Pekanbaru Dorong Pameran SIEXPO Digelar Dua Kali Setahun

    PEKANBARU-Penyelenggaraan Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 yang berlangsung di SKA Co-Ex dinilai memberikan dorongan signifikan terhadap perputaran ekonomi lokal. Wali Kota Pekanbaru,

  • Sabtu, 08 Agu 2026 08:47

    Polisi Usut Temuan 995 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel, Kuasa Hukum Beri Klarifikasi

    JAKARTA - Penemuan ratusan pucuk senjata di dalam sebuah ruangan tertutup di salah satu sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menuai perhatian publik. Kepolisian Resor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki