Tanda Tangan Warga Untuk Dukungan Pendirian PKS PT CAS Kota Parit Diduga Palsu
Laporan : Anggi Sinaga
Senin, 14 Sep 2015 14:12
ROKANHILIR - Untuk memudahkan mendapatkan suatu izin atau persyaratan yang dibutuhkan didalam pendirian suatu perusahaan, pihak perusahaan/ investor sering melakukan tindakan atau perbuatan memanipulasi data dan dukungan dari warga sekitar dengan melakukan kerja sama dengan pihak pihak tertentu.
Seperti halnya Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT, CAS,( Cipta Agro Sejati) yang bergerak dibidang pengolahan Kelapa Sawit yang terletak dikota Parit Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Rokan Hilir sudah beroperasi lebih kurang satu tahun, untuk mendapatkan izin atau persyaratan yang dibutuhkan diduga pihak aparat Desa dan pihak perusahaan memalsukan tanda tangan sebagian warga sekitar.
Permohonan Dukungan pendirian PT. PKS. CAS (Cipta Agro Sejati) dari masyarakat dan Kelompok Tani Agro Kota Parit Jaya yang ada di Kepenghuluan Kota Parit Kecamatan Simpang Kanan guna untuk mengurus izin Amdal (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan) diduga dipalsukan untuk mendapatkan izin dari pemerintah daerah dan provinsi Riau.
Idris Siregar (39) warga Kepenghuluan Kota Parit mengatakan kepada Spiritriau.com. Ia dan beberapa orang warga merasa tidak pernah menandatangani dukungan pendirian PKS itu, namun dalam data dukungan warga nama dan tanda tangan mereka ada. "Dalam data itu saya disebutkan memilik lahan 6 hektare , padahal saya hanya punya lahan 3 haktare, ini kan pemalsuan namanya, " ujarnya saat mau melaporkan hal ini ke Polres Rokan Hilir. Senin (14/9) sekitar pukul 10.00 Wib di Ujung Tanjung.
Dalam data dukungan tersebut ada tanda tangan warga sebanyak 187 orang dan dukungan anggota kelompok Tani sebanyak 350 orang. "Saya menduga tanda tangan ini banyak yang dipalsukan oleh pihak aparat desa, " jelasnya sambil menunjukkan foto copy surat dukungan tersebut.
Terkait hal ini Mhd Nur Hidayat SH. Kabid hukum Bapedal Rokan Hilir saat dikonfirmasi melalui telepon gengamnya membenarkan hal ini, "memang pernah Idris Siregar menyurati hal ini kepada pihak Bapedalda, kami sudah turun kelapangan , soal ada dugaan pemalsuan tanda tangan warga ,itu bukan urusan kita " ujarnya.
" Ini kan domainnya kepolisian , kita menyarankan kalau memang ada dugaan pemalsuan , kami akan tindak lanjuti proses ini nantinya kepada pihak Perusahaan. Kalau hal ini nanti terbukti secara Hukum , pihak Bapelda juga merasa dibohongi oleh pihak Perusahan," terangnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Rohil, AKP Eka Ariandy SH SIK ketika dikonfirmasi ada atau belumnya laporan terkait pemalsuan tandan tangan dan data oleh PT CAS di Simpang Kanan itu mengatakan, bahwa ia belum dapat memastikan. Sebab, ia saat itu berada di Bangko Pusako karena ada giat lain. "Nanti saya cek, dan nanti akan saya kabari lagi," pungkas AKP Eka Ariandy.(A.sng)
Peristiwa
Dua Pelaku Curat Kantor Desa Teluk Berumbun Rohil Di Ciduk Tim Resmob Polres Rohil.
TANAH PUTIH-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hilir berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di Kantor Desa Teluk Berembun, Kecam
Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan Berhasil Bongkar Dugaan Peredaran Sabu.
TANAHPUTIHTANJUNGMELAWAN-Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan terse
12 Tahun Terbaring Lumpuh, Perjuangan Nanda Pemuda di Kampar Bertahan Hidup, Kini Punggung Membusuk.
KAMPAR - Seorang pemuda di Desa Indra Sakti Kecamatan Tapung hanya bisa terbaring selama 12 tahun.Ia mengalami kelumpuhan. Ismalianda, pemuda berusia 29 tahun itu sama sekali tidak dapat beraktiv
Polisi Panggil Operator SPBU Segati Terkait Penyeludupan BBM Subsidi yang Jerat 3 Tersangka.
PELALAWAN - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan masih mendalami keterlibatan operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Abdi Aditya Pratama Desa Segati, Kecamatan Langgam
Sulit Dijangkau Tim Darat, Pemadam Karhutla di Perbatasan Riau-Sumut Dilakukan Lewat Udara.
PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan Kabupaten Pelalawan akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan, Kamis (7/5/2026).Api berhasil