Senin, 06 Jul 2026
Terkait Naker, Kualitas Udara dan Limbah, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Aksi Damai di PKS PT. PAA
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 19 Agu 2020 14:22
Tim
Bengkalis - Ratusan Mahasiswa dan masyarakat yang mengatasnamakan "Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat", pada Rabu pagi 19 Agustus 2020, menggelar aksi damai di depan Pabrik Kelapa Sawit PT. Pelita Agung Agriindustri (PAA).
Aksi damai tersebut menuntut agar pihak perusahaan itu lebih mengutamakan tenaga kerja (Naker) tempatan sebagaimana sesuai Perda Kabupaten Bengkalis No 04 Tahun 2004 tentang ketenagakerjaan. Dan juga menuntut tentang kualitas udara dan limbah yang diduga tercemar akibat adanya pengoperasian dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT PAA.
Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Bengkalis (IPMKB), Rangga Saputra, ada menyebutkan bahwa apabila pihak perusahaan tidak mengindahkan tuntutan yang disampaikan, pihaknya akan menurunkan lebih banyak lagi massa.
"Aksi pada hari ini murni dari Mahasiswa dan Masyarakat. Dan kami dari IPMKB sangat mengapresiasi kepada kawan-kawan yang peduli terhadap lingkungan dan ketenagakerjaan bagi warga yang berada disekitar perusahaan", sebutnya.
Sementara Koordinator Umum Aksi, Iwan Saputra, kepada Spiritriau mengatakan bahwa pihaknya sudah diajak pihak perusahaan untuk audiensi. Namun pihak perusahaan tidak ada memberikan keterangan yang pasti.
"Para pekerja yang ada di PKS PT. PAA yang asli masyarakat tempatan disini hanya sebanyak 12 orang, selebihnya itu dari luar daerah, dan kebanyakan dari Sumatera Utara. Dari pada itu kami meminta kepada pihak perusahaan PKS PT PAA agar lebih mengutamakan ketenagakerjaan bagi masyarakat tempatan sebanyak 60%, sebagaimana dengan Perda Kabupaten Bengkalis No 04 Tahun 2004. Kami meminta manajemen perusahaan agar diganti karena dianggap kapitalis terhadap masyarakat tempatan,” terangnya.
Disatu sisi, pihak Perusahaan PKS PT PAA melalui Humasnya yang bernama Syaiful ada menyebutkan bahwa perusahaan sudah melakukan audiensi kepada beberapa perwakilan massa Mahasiswa dan Masyarakat. Dan ia mengatakan bahwa perusahaan akan berusaha untuk memenuhi tuntutan itu,” pungkasnya singkat.
-win/rls-
komentar Pembaca