Senin, 29 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Tolak UU Cipta Kerja, Demo Mahasiswa ke DPRD Bengkalis Kecoh

Tolak UU Cipta Kerja, Demo Mahasiswa ke DPRD Bengkalis Kecoh

Admin
Kamis, 08 Okt 2020 14:26
Riauterkini.com
BENGKALIS- Sekitar lima ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi melakukan aksi unjuk rasa terkait dengan Undang-undang (UU) Cipta Kerja yang disahkan oleh DPR RI beberapa waktu lalu, Kamis (8/10/20) siang.

Pantauan di lapangan, aksi mahasiswa di depan Kantor DPRD Kabupaten Bengkalis, Jalan Antara ini sempat berjalan damai dan hanya diwarnai orasi-orasi secara bergantian oleh mahasiswa.

Satu jam melakukan aksi untuk menyampaikan aspirasi tak digubri, gesekan mulai terjadi.

Mahasiswa mencoba untuk meransek masuk ke gedung parlemen dengan cara menarik pagar kawat duri memicu tarik menarik dengan aparat ke amanan.

Mahasiswa berhasil menjebol kawat besi dan akhirnya sempat adu mulut dengan aparat keamanan. Tiba-tiba saling dorong antara mahasiswa dan aparat keamanan terjadi, kericuhan tidak dapat dihindari. Petugas keamanan terpaksa mengamankan tiga orang mahasiswa diduga sebagai penyebab kericuhan.

Tidak terima rekannya diamankan petugas, mahasiswa mendesak agar rekan-rekannya dilepaskan dan dikabulkan permintaan tersebut, dengan beberapa kesepakatan.

Setelah tiga mahasiswa dilepaskan, situasi mulai tenang dan sebagian mahasiswa kembali melakukan orasi di depan gedung parlemen. Mahasiswa juga mendesak agar diusut adanya adanya dugaan aksi pemukulan yang dilakukan oleh oknum aparat keamanan. Sekitar pukul 12.00 WIB para mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.

Informasi yang berhasil dihimpun dari lokasi, mahasiswa sempat diajak dialog oleh salah seorang anggota DPRD Bengkalis, namun dalam dialog itu mahasiswa hanya diperkenankan 10 orang. Namun tidak diterima oleh para mahasiswa. Akhirnya dialog dibatalkan.

Unjuk rasa tersebut sebagai bentuk protes mahasiswa disahkannya UU Cipta Kerja oleh parlemen DPR RI beberapa waktu lalu. Menurut mereka, adanya UU tersebut tidak berpihak kepada rakyat atau kepada pekerja dan semata-mata hanya menguntungkan oleh kaum kapitalis.

Sementara itu adanya aksi ini, ruas Jalan Antara (depan kantor DPRD) ditutup sementara oleh pihak kepolisian.
Sumber: Riauterkini.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.