Kamis, 16 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Yakin Kebal Corona, Pria ini Tenggak Arak Bercampur Susu dan Makan Obat Nyamuk Bakar

Yakin Kebal Corona, Pria ini Tenggak Arak Bercampur Susu dan Makan Obat Nyamuk Bakar

admin
Jumat, 01 Mei 2020 10:55
Ilustrasi.
La Buan, pria yang berprofesi sebagai buruh di Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, membuat heboh media sosial usai rekaman videonya tersebar. Dia mengaku kebal dari penularan virus corona.

Pria berusia sekitar 40 tahun lebih it sehari-hari bekerja serabutan di Pasar Laino, Kabupaten Muna. Kata sejumlah rekannya, La Buan juga memiliki keterampilan montir di bengkel motor yang kadang membutuhkan jasanya. Dalam video berdurasi 1.56 menit itu, La Buan sedang nongkrong bersama rekan-rekannya.

Di tangan kanannya, memegang sebotol arak dicampur susu. Sedangkan di tangan kirinya, dia menggenggam satu gulungan obat nyamuk bakar.

La Buan cukup percaya diri mengatakan, tak pernah percaya pandemi Corona Covid-19 masuk di kampungnya. Dia bahkan bersumpah, tak takut virus yang sudah menyebabkan ratusan kasus kematian di seluruh Indonesia itu.

"Yakini bahwa di Muna ini, tidak ada Corona," ujar La Buan, di depan kamera.

Dia melanjutkan, bermimpi bertemu sesosok tokoh yang dikeramatkan warga masyarakat di sana. Sambil membuka baju yang dikenakannya, dia mengangkat tinggi-tinggi botol arak dan gulungan anti nyamuk.

"Di Raha (ibu kota kabupaten) sini, tiada Corona, omong kosong!!!," katanya.

Usai mengucapkan kata-kata itu, La Buan kemudian meminum arak bercampur susu. Setelah itu, pria yang memiliki tato pada kedua lengan dan dada kanannya itu, juga memakan obat nyamuk bakar.

Aksinya sempat memancing sejumlah pemuda yang merekam aksinya bergidik ngeri. Tidak sampai di situ, usai menggigit anti nyamuk, ia mengunyah potongan anti nyamuk itu hingga halus dan kemudian menelannya.

Menanggapi hal ini, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal sempat tertawa. Dia menegaskan, tidak ada pengaruh atau penelitian secara akademis dan ilmu kesehatan yang membenarkan aksi nekat La Buan.

"Kalau alkohol untuk cuci tangan atau membersihkan tubuh bagian luar untuk membunuh kuman, bisa masuk akal. Namun, kalau diminum belum ada penelitian. Itu mungkin hanya candaan saja," tegasnya.

Terbaru, Sultra terkonfirmasi memiliki 62 kasus positif Covid-19. Ada sembilan kasus baru yang masuk pada Kamis (30/4), sehari sebelumnya hanya 53 kasus positif. 

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki