Politik
Agum Sindir SBY Dukung Prabowo, Demokrat Salahkan Jokowi
Rabu, 13 Mar 2019 15:50
Agum, dalam video itu, menyindir SBY yang dulunya merupakan anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) dan meneken surat pemberhentian terhadap Prabowo. Agum dan SBY sama-sama merupakan anggota DKP.
"Walaupun sekarang ini saya jadi heran, ini yang nandatangan rekomendasi kok malah mendukung, ah itu. Nggak punya prinsip itu orang," kata Agum Gumelar soal dukungan SBY ke Prabowo.
"Jangan salahkan Pak SBY. Beliau hanya menjalankan keputusan Rapimnas agar pada Pemilu 2019 Partai Demokrat memiliki calon Presiden, baik kader sendiri maupun bukan. Lagi pula, satu-satunya kubu koalisi yang membuka pintu bagi kami adalah kubu Pak Prabowo-Sandi," kata Rachland.
Menurut Rachland, seharusnya yang disalahkan adalah Jokowi. Menurut Rachland, Jokowi dari awal memiliki 'kuasa' untuk memilih siapa lawannya dalam kontestasi di Pilpres ini.
"Salahkan Pak Jokowi. Berapa banyak yang memilih Pak Prabowo menjadi Presiden, baru akan kita ketahui bulan depan, April. Tapi siapa yang memilih Pak Prabowo sebagai satu-satunya calon presiden pesaing Pak Jokowi sudah dari awal kita ketahui, tak lain adalah Pak Jokowi sendiri," kata Rachland.
"Demi memastikan Pemilu 2019 menjadi laga ulang antara Pak Jokowi dengan Pak Prabowo. Demi melayani ambisinya berkuasa lagi, Pak Jokowi bukan saja melakukan penggusuran berencana pada bangunan demokrasi kita, namun juga membatasi hak dan kebebasan memilih warga hanya pada dirinya dan Pak Prabowo," tutur Rachland.
Rachland mengatakan, Presidential Treshold pada Pemilu serentak adalah kemustahilan yang telanjang. Bila tak ada treshold, bisa dipastikan Pemilu 2019 akan diikuti oleh lebih dari dua Capres. Dengan demikian, lanjut Rachland, bayang-bayang konflik dan bentrokan massa akibat persaingan tajam antara dua kubu pada hari ini dapat dihindari.
"Atau, bila hasil pemilu yang lalu diizinkan dipakai ulang, kenapa hanya hasil Pemilu 2014 saja yang boleh dipakai? Kenapa tidak pemilu-pemilu sebelumnya juga? Jawabannya adalah dalam Pemilu 2014, PDIP meraih kursi terbanyak di DPR, sekitar 18%. Jadi dengan modal itu mudah sekali bagi PDIP untuk memenuhi Presidential Treshold 20%," kata Rachland.
Restrukturisasi AI: Ancaman Bagi Yang Diam, Peluang Bagi Yang Belajar
Angka 80% perusahaan global melakukan restrukturisasi tim akibat adopsi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) bukan lagi sekadar wacana futuristik. Gelombang ini telah menghantam pesisir
5 Rekomendasi Kolam Renang Seru di Jakarta untuk Liburan Keluarga
JAKARTA - Renang bukan sekadar olahraga yang menyehatkan, melainkan juga menjadi salah satu aktivitas rekreasi yang paling seru untuk anak-anak. Bermain air, meluncur di perosotan, hingga sekadar
Hindari Makanan Ini Biar Ginjalmu Tetap Sehat!
JAKARTA - Kalau kamu punya penyakit ginjal, sangat penting buat selalu memantau asupan natrium (garam), kalium, dan fosfor. Ginjal itu punya tugas berat, mulai dari menyaring darah, membuang zat
5 Lokasi Wellness Retreat di Indonesia, Bikin Healing Jadi Maksimal
JAKARTA - Lagi merasa lelah sama rutinitas dan butuh detox dari stres harian? Salah satu cara paling oke untuk menyeimbangkan tubuh dan pikiran adalah wellness retreat, liburan yang fokus dengan
Sudah Kenyang tapi Masih Ingin Makan Terus? Ini Cara Mengatasinya
JAKARTA - Pernah merasa baru saja selesai makan dalam porsi besar, tetapi tak lama kemudian muncul keinginan untuk makan lagi? Jika kondisi ini terjadi sesekali mungkin masih tergolong