Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • BPN Prabowo ke Polri: Bedakan Delegitimasi Pemilu dengan Kritikan

Politik

BPN Prabowo ke Polri: Bedakan Delegitimasi Pemilu dengan Kritikan

Selasa, 12 Mar 2019 09:49
Foto: Lisye Sri Rahayu/detikcom
JAKARTA - Polri menyatakan akan memberantas propaganda-propaganda di media sosial yang bertujuan mendelegitimasi Pemilu 2019. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengatakan penting membedakan delegitimasi dan kritikan untuk pemilu.

"Yang terpenting itu kita harus bisa bedakan, mana delegitimasi Pemilu dan mana informasi atau kritikan yang justru untuk menjaga legitimasi Pemilu," kata anggota Direkorat Advokasi BPN Habiburokhman saat dihubungi, Selasa (12/3/2019).

Habiburokhman mengatakan kasus data e-KTP WNA yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) menjadi salah satu contoh. Menurutnya kasus ini sebelumnya dianggap hoax, namun terbukti dan dilakukan perbaikan.

"Seperti kasus WNA ber KTP masuk DPT, awalnya ada yang anggap itu hoax. Ternyata kemudian ada buktinya dan pada akhirnya bisa dilakukan perbaikan," kata Habiburokhman.

Untuk itu, dia meminta masyarakat melaporkan bila menemukan atau mendapatkan informasi terkait adanya kecurangan pemilu. Habiburokhman mengatakan salah satu caranya dengan melapor pada Bawaslu maupun pihak kepolisian.

"Makanya kami menyarankan masyarakat untuk menempuh jalur hukum, dengan membuat laporan ke Bawaslu atau Polri jika mendapatkn informasi soal kecurangan atau kejanggalan Pemilu. Penyelesaiannya harus lewat jalur hukum, jangan hanya lewat medsos," tuturnya.

Sebelumnya, Polri mengendus adanya propaganda-propaganda di media sosial yang bertujuan mendelegitimasi Pemilu 2019. Kehadiran akun Twitter @opposite6890 disebut polisi sebagai salah satu contohnya.

"Agenda-agenda yang dimainkan adalah propaganda di media sosial. Dari bulan November-Desember (2018), yang diserang tentunya masih ingat tentang isu KTP elektronik, KTP elektronik terus di-framing dengan sasaran Kemendagri," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (11/3/2019).

"Kemudian di bulan Desember (2018) sampai Januari (2019) munculkan lagi surat suara 7 kontainer, DPT, yang diserang KPU," sambung Dedi.

Dedi melanjutkan propaganda di media sosial juga telah dipetakan Polri, yang dilancarkan pada Januari dan Februari terkait isu netralitas Bawaslu, dan belakangan ini, Polri merasa jadi sasaran propaganda tersebut. Dedi menegaskan Polri akan memberantas propaganda-propaganda di media sosial yang berupaya mendelegitimasi jalannya Pemilu 2019.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Jul 2026 19:56

    Restrukturisasi AI: Ancaman Bagi Yang Diam, Peluang Bagi Yang Belajar

    Angka 80% perusahaan global melakukan restrukturisasi tim akibat adopsi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) bukan lagi sekadar wacana futuristik. Gelombang ini telah menghantam pesisir

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:28

    5 Rekomendasi Kolam Renang Seru di Jakarta untuk Liburan Keluarga

    JAKARTA - Renang bukan sekadar olahraga yang menyehatkan, melainkan juga menjadi salah satu aktivitas rekreasi yang paling seru untuk anak-anak. Bermain air, meluncur di perosotan, hingga sekadar

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:25

    Hindari Makanan Ini Biar Ginjalmu Tetap Sehat!

    JAKARTA - Kalau kamu punya penyakit ginjal, sangat penting buat selalu memantau asupan natrium (garam), kalium, dan fosfor. Ginjal itu punya tugas berat, mulai dari menyaring darah, membuang zat

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:23

    5 Lokasi Wellness Retreat di Indonesia, Bikin Healing Jadi Maksimal

    JAKARTA - Lagi merasa lelah sama rutinitas dan butuh detox dari stres harian? Salah satu cara paling oke untuk menyeimbangkan tubuh dan pikiran adalah wellness retreat, liburan yang fokus dengan

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:22

    Sudah Kenyang tapi Masih Ingin Makan Terus? Ini Cara Mengatasinya

    JAKARTA - Pernah merasa baru saja selesai makan dalam porsi besar, tetapi tak lama kemudian muncul keinginan untuk makan lagi? Jika kondisi ini terjadi sesekali mungkin masih tergolong

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor