Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Beberkan Skema Anggaran Kartu Pra-Kerja, TKN Jokowi: Fahri Jangan Pesimis

Politik

Beberkan Skema Anggaran Kartu Pra-Kerja, TKN Jokowi: Fahri Jangan Pesimis

Kamis, 07 Mar 2019 09:54
Detik.com
Capres Jokowi saat menyampaikan gagasan soal Kartu Pra-Kerja di Konvensi Rakyat.
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin membeberkan skema anggaran untuk Kartu Pra-Kerja yang digagas Jokowi. Skema pertama menggunakan anggaran negara alias APBN.

"Pertama, skema anggaran negara. Sebetulnya pendidikan skill dan vokasi ini sudah banyak dilakukan di berbagai Kementerian, terutama Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UMKM untuk pendidikan kewirausahaan, dan lain-lain. Dengan Kartu Pra-Kerja ini dapat mengintegrasikan dan menyempurnakan program-program yang telah ada. Soal anggaran, tentu akan kami alokasikan sesuai dengan skala prioritas pemerintahan Jokowi ke depan yang sebelumnya lebih banyak kepada infrastruktur," ujar Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan kepada wartawan, Kamis (7/3/2019).

Skema yang kedua adalah menggandeng swasta. TKN menjelaskan, pihak swasta yang membutuhkan tenaga kerja akan dilibatkan.

"Kedua, kami juga akan menggandeng pihak swasta yang membutuhkan tenaga kerja trampil yang siap pakai. Kami akan melibatkan dunia usaha dan industri dengan mempersiapkan SDM yang dibutuhkan mereka. Dengan demikian, Kartu Pra-Kerja ini bukan semata-mata menjadi tanggungjawab pemerintah tetapi juga mendorong perekonomian yang lebih mandiri," kata Ace.

TKN Jokowi meyakini Kartu Pra-Kerja benar-benar berorientasi menciptakan SDM berkualitas. TKN Jokowi meminta Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah tidak sangsi terhadap kebijakan ini.

"Jadi Bung Fahri Hamzah jangan dulu pesimis soal kebijakan yang sangat bagus ini. Kita harus optimis untuk menciptakan SDM yang berkualitas," tuturnya.

Fahri sebelumnya meragukan rencana program Kartu Pra-Kerja Jokowi. Fahri menyebut program tersebut tidak masuk akal.

"Itu kan bukan program yang masuk akal. Kenapa? Karena itu kan soal uang. Uangnya nggak ada," kata Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/3).


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Jul 2026 19:56

    Restrukturisasi AI: Ancaman Bagi Yang Diam, Peluang Bagi Yang Belajar

    Angka 80% perusahaan global melakukan restrukturisasi tim akibat adopsi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) bukan lagi sekadar wacana futuristik. Gelombang ini telah menghantam pesisir

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:28

    5 Rekomendasi Kolam Renang Seru di Jakarta untuk Liburan Keluarga

    JAKARTA - Renang bukan sekadar olahraga yang menyehatkan, melainkan juga menjadi salah satu aktivitas rekreasi yang paling seru untuk anak-anak. Bermain air, meluncur di perosotan, hingga sekadar

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:25

    Hindari Makanan Ini Biar Ginjalmu Tetap Sehat!

    JAKARTA - Kalau kamu punya penyakit ginjal, sangat penting buat selalu memantau asupan natrium (garam), kalium, dan fosfor. Ginjal itu punya tugas berat, mulai dari menyaring darah, membuang zat

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:23

    5 Lokasi Wellness Retreat di Indonesia, Bikin Healing Jadi Maksimal

    JAKARTA - Lagi merasa lelah sama rutinitas dan butuh detox dari stres harian? Salah satu cara paling oke untuk menyeimbangkan tubuh dan pikiran adalah wellness retreat, liburan yang fokus dengan

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:22

    Sudah Kenyang tapi Masih Ingin Makan Terus? Ini Cara Mengatasinya

    JAKARTA - Pernah merasa baru saja selesai makan dalam porsi besar, tetapi tak lama kemudian muncul keinginan untuk makan lagi? Jika kondisi ini terjadi sesekali mungkin masih tergolong

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor