Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Bela Zulkifli Hasan dari Elite yang Mundur, Wasekjen PAN: Ketum Terbuka

Politik

Bela Zulkifli Hasan dari Elite yang Mundur, Wasekjen PAN: Ketum Terbuka

Jumat, 28 Des 2018 14:26
detik.com
Jakarta - Sejumlah elite PAN mundur karena ada ketidakcocokan dengan sang ketum, Zulkifli Hasan. Wasekjen PAN Saleh Daulay memberi pembelaan dan menyebut Zulkifli terbuka dengan para kadenrya.

"Ketua umum sendiri, setahu saya, sangat terbuka kepada siapa saja," kata Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Jumat (28/12/2018).

Setidaknya sudah ada 3 yang mundur karena merasa ada masalah dalam manajemen PAN. Bendum PAN Nasrullah serta Ketua Badan Cyber dan Multimedia Agung Mozin mundur dari posisinya namun menyatakan masih setia sebagai kader PAN. Sementara itu Sekretaris Dewan Kehormatan Putra Jaya Husin menyatakan mundur sementara sebagai kader atau nonaktif di PAN.

Saleh tak menyebut soal masalah internal yang ada di PAN itu. Namun menurutnya, Zulkifli selama ini selalu terbuka.

"Jangankan kepada pengurus partai, masukan dan saran orang luar pun pasti didengar. Apalagi kepada para senior tersebut," jelas Saleh.

Anggota DPR tersebut menilai selama ini hubungan Zulkifli dengan para elite PAN yang mundur tersebut baik dan tidak ada masalah. Saleh meminta jika ada sesuatu yang ingin disampaikan, sebaiknya mereka menyampaikannya langsung kepada Zulkifli.

"Setahu saya, hubungan mereka dengan ketua umum juga bagus. Tidak ada masalah. Kalaupun, misalnya, mereka mau menyampaikan sesuatu ke ketua umum, mereka bisa langsung," ujar Saleh.

"Menurut saya, tidak ada masalah. Sisanya, silahkan ditanya kepada para senior tersebut," tegasnya.

Diketahui, sejumlah elite PAN mundur dari kepengurusan partai. Selain Agung Mozin yang mundur dari Ketua Badan Cyber dan Multimedia PAN, ada Putra Jaya Husin (Sekretaris Dewan Kehormatan) serta Nasrullah (Bendahara Umum).

Agung Mozin sebelumnya mengungkapkan salah satu alasan pengunduran dirinya dari PAN adalah merasa Zulkifli Hasan salah mengurus partai. Begitupun dengan Putra Jaya, yang menyebut ada ketidakcocokan dengan Zulkifli dalam mengelola PAN.

"Ada perbedaan pendapat dengan Ketua Umum tentang bagaimana sebaiknya kita mengelola partai sebagai lembaga demokrasi," ungkap Putra Jaya.


(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor