Selasa, 12 Mei 2026
Cak Imin Lapor Prabowo: Pelaku Judi Online Langsung Dicoret dari Bansos
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 12 Mei 2026 16:29
Jakarta-Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5/2026). Dia akan melaporkan soal progres tugas-tugasnya seperti, pengentasan kemiskinan, target penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan produktivitas UMKM.
"Hari ini saya akan melaporkan semua tanggung jawab pekerjaan saya sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat, mulai dari mengatasi kemiskinan, program-program pemberdayaan, dan target-target penciptaan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas UMKM," kata Cak Imin kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.Dia menyampaikan, saat ini pemerintah tengah menggencarkan program 1001 Titik Pasar Rakyat untuk meningkatkan pendapatan pelaku UMKM. Selain itu, pemerintah juga mendorong subsidi di bisang pelatihan dan akses permodalan.
"Di sisi yang lain kita sedang terus menerus menciptakan kegiatan-kegiatan 1001 titik pasar rakyat untuk mendorong para pelaku UMKM menemukan pasar-pasar yang lebih bergairah. Subsidi di bidang pelatihan dan juga akses permodalan yang akan terus kita dorong," jelasnya.
Cak Imin menuturkan kementeriannya akan meningkatkan jumlah penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM. Sebanyak 1.000 UMKM akan menerima KUR pada Rabu, 13 Mei 2026.
"Alhamdulillah KUR terus meningkat dan kita akan terus tingkatkan KUR untuk UMKM kita. Besok pagi 1000 UMKM akan menerima KUR di Bali," ujar Cak Imin.
Ketua Umum PKB itu juga akan membahas perkembangan SMK Go Global yang ditujukan mengirimkan lulusan SMK bekerja ke luar negeri. Cak Imin menyebut, jumlah lulusan SMK yang diberangkatkan terus bertambah dan ditargetkan mencapai 500 ribu orang pada 2029.
"SMK Go Global terus tiap hari bertambah jumlahnya yang berangkat, dengan pendampingan bantuan pelatihan dan target-target terutama lulusan SMK di Desil 1. Desil 1 yang paling daerah-daerah paling miskin. Sampai 2029, 500.000," tutur Cak Imin.
Siapkan 10 Juta Lapangan Pekerjaan
Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan sebanyak 80 ribu lulusan SMK diberangkatkan ke luar negeri. Sejumlah negara yang sudah bekerja sama untuk program SMK Go Global yakni, Eropa, Korea Selatan, hingga Jepang.
"Eropa, Amerika, Korea, Timur Tengah, Jepang. Eropa ada Eropa Barat, Eropa Timur," ucap dia.
Di sisi lain, Cak Imin menegaskan pemerintah akan langsung mencoret pelaku judi online atau judol dari daftar penerima bantuan sosial (bansos). Dia mengaku telah mengantongi daftar penerima bansos yang menggunakan uang bantuan untuk judol.
"Sampai hari ini terus kita atasi ya, langsung yang menggunakan bantuan sosial untuk judol langsung otomatis dicoret dari penerima bantuan," ungkap Cak Imin.
Dia juga menegaskan, pemerintah tengah menyiapkan program penguatan kelas menengah melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas UMKM. Pemerintah menargetkan 10 juta lapangan kerja.(liputan6).
"Ya, kita punya program 10 juta bekerja dan 10 juta naik kelas. Salah satunya agar UMKM kita tumbuh dan melahirkan kelas menengah yang kuat," Cak Imin menandaskan.
Sumber: https://www.liputan6.com/news/read/6428984/cak-imin-lapor-prabowo-pelaku-judi-online-langsung-dicoret-dari-bansos
komentar Pembaca