Politik
DPAC dan Calon Pengurus Partai Demokrat DPC Rohul Sialturahmi Dengan Ketua Terpilih Kelmi Amri
Laporan:Fahrin waruru
Senin, 23 Apr 2018 14:50
Acara yang dilaksanakan di ruang pertemuan Hotel Sapadia Pasir Pengaraian Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur'an, doa, lagu Indonesia Raya dan Mars Partai tersebut dan acara ini, merupakan konsolidasi tahap awal calon pengurus dan menyatakan siap menjadi pengurus dengan menandatangani fakta interigitas.
Acara dihadiri Ketua DPAC Partai Demokrat se Kabupaten Rohul yakni, Wahyuni S.Sos, M. Si, M. Aidi, Mukhti Ali ,Yon Maryono, Ermiyanti, Nurzahara, Hariman Alqi, Hamdan, Wahsiton, Alamsyah, Mumahamad Fadli dan seluruh calon pengurus DPC Partai Demakrat Rohul peiode 2018-2023.
Silaturahmi ini merupakan yang pertama bersama DPAC dan calon pengurus setelah Kelmi Amri menjabat Ketua priode 2018-2023 dalam Musawarah Cabang se Riau (Muscab) yang digelar di Hotel Aryaduta, Kota Pekanbaru Sabtu, (7/4/2018) lalu.
Dalam sambutannya Ketua terpilih Kelmi Amri SH menyampaikan ucapan terimakasih kehadiran seluruh pengurus DPAC dan calon pengurus Partai Demokrat Rokan Hulu pada acara silaturahmi tersebut.
"Mari kita lebih membesarkan lag Partai Demokrat ini di Rokan Hulu, sehingga pada pemilihan legislatif di tahun 2019 mendatang tetap mempertahankan kursi DPRD yang sudah ada sekarang, kalau kita tambah lagi menjadi 10 kursi," kata Ketua Kelmi Amri mengajak pengurus DPC, PAC dan Calon pengurus Partai Demokrat Rohul.
Lanjut yang juga Ketua DPRD Rohul
acara ini sekaligus konsolidasi awal calon pengurus dan penandatanganan fakta interigitas, bukti kesiapan mereka sebagai calon pengurus di Partai Demokrat Rohul yang kedepan akan dilaksanakan rapat pembentukan pengurus DPC Rohul.
"Kepada seluruh calon pengurus, agar benar-benar menjadi pengurus yang menyabarkan panji-panji, visi-misi Partai Demokrat kepada lapisan masyarakat dan konsolidasi digelar untuk mempersiapkan partai secara Profesional. Partai Demokrat harus mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dan tamgguh untuk menghadapi pemilihan legislatif di tahun 2019 mendatang," tegas Kelmi Amri.
Sementata itu salah satu calon pengurus Perempuan Partai Demokrat Rohul Amel Prananda mangaku dirinya mau menjadi pengurus Partai Demokrat, untuk bisa memperjuangkan hak kesejahteraan perempuan dengan membuktikan diri dalam dunia politik.
Sehingg kualitas politisi perempuan dapat ditingkatkan dengan mendorong perempuan hadir dalam struktur kepengurusan harian partai.
Dengan demikian, politisi perempuan dapat terlibat dalam setiap kebijakan dan pengambilan keputusan di internal partai.
"Partai memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan kehadiran perempuan. Partai dituntut untuk mencalonkan perempuan dengan elektabilitas tinggi tapi juga perempuan yang berkualitas," pungkasnya. (fah).
Politik
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon