Minggu, 28 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Demokrat: Jubir Presiden Tak Diperlukan jika Hanya untuk Jatah Timses

Demokrat: Jubir Presiden Tak Diperlukan jika Hanya untuk Jatah Timses

Admin
Sabtu, 30 Okt 2021 09:49
merdeka.com

Jubir DPP Demokrat Herzaky Mahendra Putra berharap apabila nanti ada jubir baru Presiden Joko Widodo, posisi jubir baru bisa membuat penjelasan kebijakan presiden menjadi lebih terang benderang.

"Jubir Presiden itu tugasnya memberikan penjelasan mengenai suatu isu atau permasalahan agar menjadi terang-benderang. Bukan malah membuat masyarakat semakin bingung atas pilihan sikap atau kebijakan Presiden. Memberikan clarity, kejelasan, bukannya malah menjadi noise baru. Apalagi sekedar lip service belaka," kata Herzaky dalam keterangannya, Jumat (29/10).

Herzaky menyebut apabila Presiden merasa ada sosok yang tepat dan bisa membantu komunikasi ke publik, sudah sewajarnya jika posisi jubir presiden segera diisi kembali.

Namun, Herzaky menilai jubir tidak begitu diperlukan apabila hanya untuk jatah para timses.

"Tapi, jika dirasa belum perlu, sebaiknya posisi ini dikaji ulang. Karena jangan sampai posisi sestrategis ini hanya menjadi sarana bagi-bagi jatah tim sukses atau orang yang getol membela Presiden, tapi sama sekali tidak punya kapasitas dan kapabilitas yang dibutuhkan," ucapnya

Herzaky mengingatkan bahwa publik memiliki hak untuk mengetahui setiap pilihan kebijakan dan sikap Presiden, termasuk mengapa suatu kebijakan atau sikap yang diambil Presiden, bukan mengambil kebijakan atau sikap lainnya.

"Melihat situasi terkini saat seringkali antar kementerian atau instansi kadang memiliki penjelasan berbeda mengenai kebijakan atau sikap tertentu, keberadaan Jubir Presiden menjadi semakin relevan sebagai sumber informasi yang utama," katanya.

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.