Selasa, 30 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Dewan Minta Waspada Penipuan Mencatut Nama Pejabat

Advertorial

Dewan Minta Waspada Penipuan Mencatut Nama Pejabat

Laporan:Jonathan Surbakti
Kamis, 27 Okt 2016 09:21
Dok. Humas DPRD Rohil
Marusaha
BAGANSIAPIAPI-Aksi penipuan denga mengaku sebagai pejabat tejadi di Rohil. Bahkan tak tanggung-tanggung, korbannya adalah para pejabat juga dan anggota DPRD.

Terkait kejadian tersebut, Wakil Ketua DPRD Rohil Suryadi SP melalui kader sepertinya Marusahameminta agar masyarakat waspada. Jika anggota DPRD saja yang notabene dekat dengan pejabat eksekutif di Rohil, bisa jadi target penipuan mengatasnamakan pejabat, bagaimana pula denga masyarakat umum.

"Ini harus diwaspadai," kata Marusaha.

Marusaha sangat menyayangkan adanya oknum yang melakukan hal tersebut. Selain meresahkan masyarakat, aksi penipuan itu juga bisa mencemarkan nama baik dan merusak kepercayaan masyarakat pada pemerintah.

Sebagai kader partai yang sama dengan pejabat yang di catut namanya untuk kedok penipuan tersebut, Marusaha mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah hukum guna menumpas praktik penipuan tersebut.

Ia menghimbau masyarakat untuk waspada dan jika ada menerima panggilan melalui telepon gelap, yang mengatakan bahwa salah satu pejabat atau malah anggota DPRD meminta sejumlah uang, jangan percaya dan jangan tanggapi.

"Jika ada yang seperti itu, lapor saja kepolisi atau lakukan koordinasi dengan kami sebagai anggota dewan. Karena kami juga mengutuk adanya pencatutan nama pejabat ini. Sebagai pejabat daerah yang tugasnya mengayomi, bukan meminta duit kepada masyarakat," tegasnya.

Karena itulah, lanjut Marusaha, Wakil Ketua DPRD Rohil Suryadi SP yang menerima laporan dari anggota Komisi D Tatang Hartono yang nyaris jadi korban, langsung ditindaklanjuti ke polisi. Laporan ke pihak kepolisian sudah dilakukan, dan sekarang tinggal bagaimana pihak kepolisian mengungkap kasus tersebut dan mengungkap pelakunya.

"jangan sampai masyarakat menjadi korban, harus waspada, jangan percaya begitu saja jika ada permintaan untuk mentransfer uang dengan mengatasnamakan pejabat eksekutif atau pun legislatif," katanya. (jon/adv/dprd)





Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jun 2026 09:03

    Ini Sikap Tegas Golkar Tanggapi Safari Politik Jokowi

    JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji menegaskan posisi partainya tidak akan goyah terkait aktivitas politik mantan Presiden Joko Widodo. Golkar memastikan tetap tegak lurus mendukung

  • Selasa, 30 Jun 2026 09:00

    Pemprov Riau Bentuk Enam Satgas Lintas Sektor Antisipasi Ancaman Daerah

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah taktis guna menghadapi berbagai potensi ancaman daerah. Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto merinci pembentukan enam satuan tugas lintas

  • Selasa, 30 Jun 2026 08:58

    Pemerintah Siap Ambil Alih PT Granito Jika Ngotot Lakukan PHK Massal

    JAKARTA - Pemerintah mengawasi ketat rencana PHK buruh oleh PT Granito Kramik pasca penurunan harga liquefied natural gas (LNG) yang menjadi bahan baku gas industri. Opsi akuisisi mengemuka menjadi so

  • Selasa, 30 Jun 2026 08:55

    Gubernur DKI Minta Tindak Tegas Pelaku Penyekapan Karyawan di Senen

    JAKARTA - Praktik main hakim sendiri kembali mencoreng dunia ketenagakerjaan. Sebuah kasus penyekapan yang menimpa tiga karyawan percetakan di Jakarta kini mendapat perhatian serius dari pemerintah da

  • Selasa, 30 Jun 2026 08:49

    Negara Hemat 50 Triliun Rupiah dari Penutupan Perusahaan Pelat Merah, Danantara Gandeng KPK Audit Ratusan BUMN Tekor

    JAKARTA - Pemerintah segera menutup 750 BUMN yang terbukti merugikan negara. Langkah tegas ini diiringi dengan proses audit keuangan oleh Danantara Indonesia untuk menelusuri potensi tindak pidana kor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor