Politik
Fadli Zon soal Habib Bahar Sebut Jokowi Haid: Nggak Usah Baper
Kamis, 29 Nov 2018 16:46
"Saya harus dengerin dulu. Tapi kan kalau begitu kan ya, biasa-biasa saja," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (29/11/2018).
Ia menduga pernyataan Habib Bahar itu hanya sebagai perumpamaan. Fadli menyebut tak perlu ada yang baper alias terbawa perasaan oleh ceramah Habib Bahar.
Menurut Waketum Gerindra itu, Habib Bahar dikenalnya sebagai sosok yang cerdas dan kritis.
"Yang saya tahu sih Habib Bahar itu orangnya cerdas ya, tajam, ya mungkin agak kritis. Tapi kalau hal-hal yang cuma asosiatif gitu ya, itu kan bukan menuduh, metafor atau abstraksi. Jadi makanya saya harus cek, harus dengar. Tetapi kalau itu maksudnya metafor, nggak usah baper-lah ya. Itu biasa di era demokrasi," sebutnya.
Dia kemudian berbicara soal kemungkinan terjadinya kriminalisasi ulama. Fadli mengingatkan kriminalisasi ulama akan merugikan pemerintah.
"Jadi nggak usah dikriminalisasi. Nanti akan rugi sendiri kalau dikriminalisasi. Kalau ada penceramah dicari, dikriminalisasi yang rugi itu pemerintah," tuturnya.
"Apalagi kalau ada yang melaporkan terus langsung diproses. Sementara kalau yang dekat atau menguntungkan pemerintah tidak diproses. Jadi ini kezalimannya sempurna. Nah ini yang membuat masyarakat menginginkan pemerintahan yang bisa membawa keadilan, adil, makmur, yaitu Prabowo," tegas Fadli.
Habib Bahar bin Smith dipolisikan Jokowi Mania dan Cyber Indonesia gara-gara ceramah kontroversial menyebut 'Jokowi kayaknya banci'. Polisi menindaklanjuti laporan tersebut.
"Laporan polisi sudah diterima dan akan ditangani oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri," ujar Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.
(detik.com) Politik
DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Tiga Pansus Bahas Tujuh Ranperda Baru
SELATPANJANG - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Pembentukan regulasi baru ini dirancang untuk m
Sakit, Anggota Polres Rohul Meninggal Dunia di Kontrakannya
Keluarga besar Polres Rokan Hulu berduka atas meninggalnya salah seorang personelnya, Aipda Jhon Meydianto Sinaga, Banit 1 SPKT Polres Rokan Hulu, yang wafat akibat sakit pada Kamis (2/7/2026) sekitar
Jaga Kelestarian Lingkungan Polisi Minta Warga Kuantan Mudik Tinggalkan Tambang Emas Ilegal
TELUK KUANTAN - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi. Guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, apa
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi
Kronologi Pesawat Dibakar dan Ditembak KKB di Papua, Pilot Meninggal Dunia
Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap kronologi penembakan pesawat perintis di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunun