Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Gerindra Serang Balik NasDem: Kubu Jokowi yang Ketakutan!

Politik

Gerindra Serang Balik NasDem: Kubu Jokowi yang Ketakutan!

Rabu, 02 Mei 2018 10:24
Detik.com
Foto: Andre Rosiade
Jakarta - Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago menyebut May Day sengaja dipolitisasi dengan adanya dukungan dari KSPI ke Prabowo Subianto dan menyebut manuver itu merupakan bentuk ketakutan luar biasa eks Danjen Kopassus itu. Gerindra menyerang balik.

"Tidak benar Pak Prabowo ketakutan luar biasa ke Pak Jokowi. Malah komentar dari NasDem ini yang menunjukkan ketakutan dari kubu Jokowi," ujar anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan, Rabu (2/5/2018).

Menurut Andre, banyak penyebab KSPI mendukung Prabowo Subianto. Salah satunya, menurut Andre, kelompok buruh itu merasa tak diperhatikan pemerintah Presiden Joko Widodo.

"Dukungan buruh terhadap Pak Prabowo ini kan disebabkan karena buruh kecewa terhadap kinerja pemerintah, di mana buruh masih mendapat upah murah yang menyebabkan daya beli mereka rendah padahal harga kebutuhan bahan pokok tinggi, tarif listrik tinggi, bahkan BBM juga tinggi," kritik Andre.

Menurut Andre, buruh ingin perubahan. Karenanya, dia mengklaim kelompok tersebut melabuhkan dukungan ke Prabowo agar harapannya terwujud.

"Apalagi adanya 'serbuan' buruh TKA asal Tiongkok yang masuk ke Indonesia. Sehingga, wajar buruh ingin adanya perubahan nasib mereka dan buruh menganggap Pak Prabowo yang paling pas untuk mewujudkan harapan mereka," katanya.

"Kami meyakini bahwa dukungan buruh ini akan terus menambah dukungan dari bebagai kelompok masyarakat ke Pak Prabowo dan akan bikin gentar rezim penguasa," ucapnya.

Kembali ke pernyataan Irma, selain menyebut May Day dipolitisasi, anggota Komisi IX DPR itu mengatakan Prabowo curi start kampanye.

"Ini kan memperlihatkan betapa takutnya kelompok mereka dengan Jokowi. Menurut saya, ini ketakutan yang luar biasa dari pihak sana sehingga belum masa kampanye sudah curi start duluan. Kami santai-santai aja," kata Irma, kemarin.

(Detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 13:41

    KPK Panggil 3 Pegawai Imigrasi Jakbar Terkait Kasus Izin Tinggal WNA

    Jakarta - KPK kembali memanggil sejumlah saksi terkait perkara pemerasan izin tinggal WNA di Ditjen Imigrasi yang menjerat Wamen Imipas Silmy Karim. Hari ini, sejumlah pegawai pada Kantor Imigrasi Kel

  • Kamis, 02 Jul 2026 13:39

    Jaksa di Sidang dr Tifa: Jokowi Alami Kerugian Imateriil dan Merasa Dihina

    Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Tifauzia Tyasumma alias dr Tifa melakukan fitnah, penghinaan hingga pencemaran nama baik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Jaksa menyebut akibat perbuata

  • Kamis, 02 Jul 2026 13:35

    Paripurna DPR Sepakat RUU Pusat Finansial Internasional Masuk Prolegnas 2026

    Jakarta - Rapar paripurna DPR menyepakati rancangan Undang-Undang (RUU) Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026 sebagai usul inisiatif pemerint

  • Kamis, 02 Jul 2026 13:33

    Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Disdik Pekanbaru Buka Posko Pengaduan Pasca SPMB

    PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan tidak ada anak usia sekolah yang putus sekolah pascapelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online tingkat SMP Tahun Ajaran 2026/2027.

  • Kamis, 02 Jul 2026 13:32

    Satpol PP Pekanbaru Fokus Penertiban PKL di Jalan Utama: Tegas Tanpa Tebang Pilih

    PEKANBARU â€" Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kini memusatkan langkah penertiban terhadap keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beroperasi di sepanjang ruas jalan utama kota.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor