Politik
Giliran Dedi Mulyadi membalas Ridwan Kamil
Kamis, 21 Des 2017 10:39
Awalnya, Ridwan atau akrab disapa Emil menang dalam perebutan rekomendasi Golkar. Di bawah pimpinan Setya Novanto, SK pengusungan Cagub diberikan kepada Emil. Emil dipasangkan oleh kader Golkar, Daniel Muttaqien.
Padahal sejak awal, Dedi berniat maju dan yakin dipilih DPP Golkar. Dalam keputusan DPD I Golkar Jabar, nama Dedi yang juga ketua DPD I Golkar Jabar diputuskan maju Pilgub Jabar. Sayang keputusan ditolak Novanto yang lebih memilih Emil.
Nasib Dedi terkatung-katung. Hingga dirinya harus ikut curah gagasan dari PDIP demi bisa mengikuti kontestasi Pilgub Jabar 2018. Dedi menjadi salah satu yang dipertimbangkan PDIP. Sayang, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu baru akan umumkan cagub pada 4 Januari 2018.
Dedi tak kehilangan akal. Kasus korupsi e-KTP yang membelit Novanto dijadikan momentum 'strike back' bagi Bupati Purwakarta itu. Dedi orang yang paling terdepan meminta Novanto segera diganti.
Airlangga Hartarto jadi pilihan Dedi. Benar saja, Airlangga terpilih jadi ketum Golkar gantikan Novanto. Tak berselang lama, keputusan mencabut dukungan dari Emil pun dikeluarkan Golkar pimpinan Airlangga.
Kini calon kuat gubernur Jabar dari Golkar jatuh pada Dedi Mulyadi. Memanfaatkan posisinya sebagai orang nomor satu Golkar di Jawa Barat, Dedi kini tengah merayu PKB juga berpaling dari Emil.
"Saya mengajak kepada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk duduk satu meja bersama-sama melakukan pembahasan Pemilu di Jawa Barat dalam posisi kita memiliki posisi sederajat, tidak ada yang merasa ditinggikan dan tidak ada yang merasa direndahkan," jelas Dedi Mulyadi, Rabu (20/12).
Posisi Emil kini tengah rentan digoyang. Partai pengusungnya, PKB dan PPP tengah berebut kursi calon wakil gubernur pendamping Emil. Bahkan PKB dan PPP secara terang-terangan mengancam Emil akan menarik dukungan jika tak pilih kadernya menjadi pendamping. Salah satu partai saja keluar, Emil gagal nyalon.
Partai pengusung Emil yakni PPP memiliki 9 kursi, PKB 7 kursi, NasDem 5 kursi. Total 21 kursi. Sementara batas pencalonan harus memiliki minimal 20 kursi DPRD Jabar.
Dedi tengah merayu PKB. Menurut dia, pihaknya telah berbicara dengan beberapa fungsionaris PKB di Jabar, koalisi sangat terbuka lebar. Selain itu, ia juga pernah bertemu dengan 27 DPC.
"Sudah ketemu chemistry-nya karena saya dengan PKB cukup dekat sejak lama. Nanti kita bicara satu meja bareng untuk menyodorkan siapa sih yang harus jadi gubernurnya, siapa yang jadi wagubnya," kata Dedi.
Di tengah goyangan dari Dedi Mulyadi. Emil masih disibukan dengan mencari calon wakilnya. Dua nama yang terkuat adalah kader PPP Uu Ruzhanul Ulum dan kader PKB Maman Imanulhaq.
Emil mengungkapkan, ada parpol yang masih berdinamika alias belum klop terkait hasil opini dari para tokoh Jabar yang menjadi panelis 'ajang pemilihan bakal cawagub'. Dua parpol tersebut yakni PKB dan PPP. Mereka membutuhkan waktu untuk dialog lebih intens membahas hasil opini dan survei.
"Saya belum bisa menyampaikan seperti yang saya janjikan (mengumumkan wakil), karena dari PKB dan PPP menginginkan ada waktu untuk dialog lebih intens," ujar Emil kepada wartawan di Trans Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Rabu (20/12).
Untuk itu Emil akan melakukan komunikasi intensif dengan kedua parpol tersebut. Sehingga ketika nama wakil pilihannya diumumkan, tidak terjadi gejolak di dalam tubuh partai koalisi
"Kalau dari Nasdem saya kira engga terlalu banyak mempermasalahkan, tapi yang berdinamika ada PPP dan PKB. Jadi saya mohon maaf nanti saya cari waktu yang sudah pasti untuk mengumumkan pasangan wakilnya," katanya.
(merdeka.com)
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon